DPMK Papua Barat Salurkan Genset dan Mesin Babat, Dukung Kampung Terang dan Pengolahan Kompos

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Papua Barat menyalurkan 31 unit genset dan 54 unit mesin babat rumput untuk mendukung kebutuhan listrik dan pengelolaan lingkungan di kampung. Bantuan tersebut juga diarahkan untuk mendorong pemanfaatan rumput menjadi kompos serta menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Bantuan yang diberikan disesuaikan dengan usulan masyarakat. Ada kampung yang belum terjangkau listrik PLN, kita kasih genset. Ini bagian dari program tematik Kampung Terang,” kata Kepala DPMK Papua Barat, Legius Wenimbo, saat penyerahan bantuan bersamaan dengan pembukaan pelatihan pengolahan kompos di Aston Niu Hotel, Manokwari, Kamis (22/10/2026).

Sebanyak 31 unit genset disalurkan ke sejumlah kampung yang belum terjangkau jaringan listrik PLN. Salah satu penerimanya adalah masyarakat di Distrik Minyambouw, Kabupaten Pegunungan Arfak.

Selain genset, DPMK Papua Barat menyalurkan 54 unit mesin babat rumput kepada masyarakat Kampung Persiapan Maibrij, Distrik Kwau. Bantuan tersebut berkaitan dengan pelatihan pengolahan kompos yang dilaksanakan DPMK.

Legius menjelaskan mesin babat rumput itu diharapkan membantu masyarakat mengolah rumput menjadi bahan baku kompos. Rumput hasil babatan diarahkan untuk tidak dibakar agar dapat dimanfaatkan dan mendukung pengelolaan lingkungan.

“Mesin babat ini juga bersinergi dengan pelatihan kompos. Rumput hasil babatan tidak dibakar, melainkan diolah menjadi kompos,” ujarnya.

Penyaluran bantuan tersebut diwakili Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Papua Barat dan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten II Setda Papua Barat. Penyerahan itu turut didampingi Kepala DPMK Papua Barat serta perwakilan DPRD Papua Barat.

Legius mengatakan bantuan tersebut berasal dari usulan masyarakat kampung yang dihimpun melalui aplikasi Sistem Informasi Kampung (SIKAP). Jenis bantuan disesuaikan dengan kebutuhan setiap kampung, termasuk genset bagi wilayah yang belum terjangkau listrik PLN.

Kampung lain yang membutuhkan program serupa dapat berkoordinasi dengan DPMK di kabupaten masing-masing. Usulan dapat diajukan melalui aplikasi SIKAP dengan melengkapi data berupa KTP dan nomor telepon seluler untuk proses verifikasi.

Legius berharap masyarakat memanfaatkan bantuan tersebut sesuai peruntukannya agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung. Program itu diharapkan mendukung ketersediaan listrik, kebersihan lingkungan, dan kegiatan ekonomi warga kampung.

“Harapan kami kegiatan ini bisa berdampak langsung. Kampung jadi terang, lingkungan bersih, dan ekonomi masyarakat bergerak,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

DPMK Papua Barat Dorong Pengolahan Sampah Jadi Kompos, Tekan Kabut Asap

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Papua Barat mendorong masyarakat mengolah sampah rumah tangga dan rumput menjadi pupuk kompos untuk mengurangi...

More like this

DPMK Papua Barat Dorong Pengolahan Sampah Jadi Kompos, Tekan Kabut Asap

MANOKWARI, LinkPapua.id – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Papua Barat mendorong masyarakat mengolah...

Rakornis Kehutanan Papua Barat Rampung, Rekomendasi Dibawa ke Gubernur-Dikawal ke Kementerian

MANOKWARI, LinkPapua.id – Dinas Kehutanan (Dishut) Papua Barat merampungkan Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Kehutanan...

Hangat dan Humanis, Ketua Bhayangkari Daerah Papua Barat Kunjungi Cabang Mansel

MANSEL, LinkPapua.id - Ketua Bhayangkari Daerah Papua Barat, Ny. Riris Alfred Papare, mengunjungi Kabupaten...