Dukung Visi-Misi Gubernur-Wagub PB, OPD Diminta Percepat Dokumen RPJMD

Published on

MANOKWARI,Linkpapua.com – Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov Papua Barat diminta mempercepat penyusunan dokumen

Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Setelah pelantikan gubernur dan wagub, RPJMD sudah harus disusun guna mendukung visi misi untuk dua tahun ke depan.

Hal ini disampaikan dalam rakor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Papua Barat terkait dokumen RPJMD, Senin (10/2/2025).

Penjabat Sekda Papua Barat Yacob S Fonataba mengatakan, dokumen RPJMD sejatinya sudah memiliki rancangan teknokratiknya. Dengan rakor ini harapannya setiap perangkat daerah sudah menyiapkan dokumen-dokumen pendukung lain baik dari aspek perencanaan maupun lingkungannya seperti hasil evaluasi renstra sebelumnya.

Baca juga:  Polda Papua Barat Musnahkan 5 Kilogram Ganja Hasil Tangkapan Agustus

“Karena setelah pelantikan gubernur terpilih kita sudah harus menyusun rancangan awal RPJMD yang periodesasinya dari awal tahun 2025 sampai pertengahan tahun 2025. Selanjutnya secara paralel kita juga sudah harus menyusun RKPD tahun 2026 dan untuk tahun berjalan ini dokumen eksisting kita RKPD 2025 akan disesuaikan. Ini kebutuhan untuk mengakomodir visi misi dari gubernur terpilih,” ujar Fonataba,

Dijelaskan Fonataba, sesuai tahapan pembangunan RPJMD 2025 – 2029,ini merupakan tahap pertama dari periodisasi pelaksanaan perencanaan jangka menengah yang akan dijabarkan dan diselaraskan dalam penyusunan renstra perangkat daerah tahun 2025 – 2029. Maka melalui rakor ini diharapkan laporan evaluasi pelaksanaan renstra dan renja perangkat daerah dapat disusun sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Baca juga:  Sambangi Papua Barat, Wapres Titip "PR" untuk Gubernur dan Bupati

“Serta nanti memuat data-data mutakhir yang merepresentasikan capaian pembangunan Provinsi Papua Barat dalam lima tahun terakhir sebagai masukan perencanaan di tahap berikutnya,” paparnya.

Ia juga berharap, dalam rakor perencanaan ini mampu menghadirkan proses perencanaan pembangunan yang efisien, efektif dan akuntabel. Sekaligus memperkuat sinkronisasi kebijakan dan program perencanaan pembangunan daerah.

Baca juga:  JKN Papua Barat Tembus 98%, Seluruh Kabupaten Kini Status UHC Non Cut Off

“Sehingga bermuara pada tercapainya dokumen perencanaan yang semakin berkualitas dan pada mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pembangunan diseluruh wilayah provinsi Papua Barat,” jelas Fonataba.

Plt Bappeda Deassy D Telelepta mengatakan bahwa rakor ini merupakan rencangan awal teknokratik. Di mana untuk selanjutnya pihaknya masih menunggu arahan dari gubernur terpilih.

“Sejatinya RPJMD yang disusun ini merupakan rancangan berdasarkan visi dan misi gubernur terpilih sehingga jika gubernur telah dilantik kami akan memaparkan kepada gubernur agar dikoreksi dan akan dievaluasi sebelum ditetapkan hasil akhir RPJM-nya,” katanya. (LP14/red)

Latest articles

Baru 3 Daerah Isi Sipatuham, Kanwil Kemenham Papua Barat Dorong Mansel...

0
MANSEL, LinkPapua.id – Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenham) Papua Barat mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari Selatan (Mansel) segera mengisi aplikasi Sipatuham....

More like this

Baru 3 Daerah Isi Sipatuham, Kanwil Kemenham Papua Barat Dorong Mansel Segera Nyusul

MANSEL, LinkPapua.id – Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenham) Papua Barat mendorong...

Mahasiswa KKN Unipa Salurkan 300 Bibit Pohon untuk Warga Kampung Yop Meos

TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Papua (Unipa) Kelompok 29...

Kapolda Papua Barat: Hari Bhayangkara ke-80 Jadi Momentum Perkuat Kepercayaan Masyarakat terhadap Polri

MANOKWARI, Linkpapua.id– Polda Papua Barat memperingati Hari Bhayangkara ke-80 dengan mengusung tema yang sederhana...