MANOKWARI, Linkpapua.id– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari resmi menutup pelaksanaan Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) yang diikuti 187 peserta dari 21 Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) dan Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) di Manokwari.
Kegiatan yang digelar Minggu (27/9/2026) di Masjid Ridwanul Bahri tersebut menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat dan kemampuan dalam bidang keagamaan, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.
Ketua Umum DPD BKPRMI Manokwari, Masrawi Aryanto, berharap seluruh peserta FASI tidak berhenti berlatih dan belajar setelah kegiatan tersebut berakhir.
Ia mengingatkan agar kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an yang diperoleh selama pembinaan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapan kami, setelah FASI ini anak-anak tidak berhenti berlatih. Al-Qur’an harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Ini juga merupakan bagian dari syiar Islam,” ujarnya.
Masrawi juga menyampaikan apresiasi kepada para pengajar TPA dan TPQ yang telah berperan dalam membina dan mendampingi anak-anak hingga dapat mengikuti FASI.
Menurutnya, pembinaan yang dilakukan para guru TPA dan TPQ menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki kecintaan terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai keislaman.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada para pengajar TPA dan TPQ yang selama ini sudah membina anak-anak. Semoga ke depan kegiatan seperti ini dapat kembali dilaksanakan,” katanya.
Ia menjelaskan, para peserta yang berhasil meraih juara pada FASI tingkat Kabupaten Manokwari akan dipersiapkan untuk mewakili Manokwari pada FASI tingkat Provinsi Papua Barat yang dijadwalkan berlangsung 30 Oktober mendatang.
Masrawi berharap kesempatan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para peserta untuk terus meningkatkan kemampuan, tidak hanya dalam bidang perlombaan, tetapi juga dalam mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.(LP3/Red)
