Gelar Literasi Digital, Warga Muhammadiyah Papua Barat Dituntut Melek Teknologi

Published on

MANOKWARI,linkpapua.com- Lembaga Penelitian dan Pengembangan (LPPA) Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Papua Barat menggelar kegiatan literasi digital. Kegiatan ini diharapkan kian membuka ruang bagi warga Muhammadiyah untuk melek pada teknologi.

Literasi digital merupakan salah satu program kerja LPPA dan diikuti oleh perserta dari unsur persyarikatan Muhammadiyah. Mereka antara lain, PW Nasyiatul ‘Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) komisariat STKIP Muhamamdiyah Manokwari, UKM Iqra’ Club STKIP Muhamamdiyah Manokwari dan pengurus Pimpinan Daerah (PDA) Papua Barat serta pengurus Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Papua Barat yang keseluruhannya berjumlah 50 orang.

Baca juga:  STKIP Muhammadiyah Manokwari Yudisium 97 Mahasiswa, PGSD Terbanyak

Ketua panitia, Siti Fatimahtun Zahra menyampaikan bahwa Lembaga Penelitian dan Pengembangan (LPPA) Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Papua Barat mengadakan kegiatan yang menjawab kebutuhan saat ini terkait peningkatan wawasan dan keterampilan dalam literasi digital.

“Pemahaman dalam literasi digital diharapkan dapat mendorong kemampuan personal sehingga menjadi pribadi yang positif dan produktif dalam segala aspek kehidupan,” katanya.

Ketua PWA Papua Barat yang diwakili oleh Wakil Ketua II, Isnaini Firdhousiyah menyampaikan bahwa Aisyiyah merupakan organisasi perempuan terbesar di Indonesia. Oleh karenanya harus mampu menjawab tantangan era digital dengan cara meningkatkan kemampuan adaptasi khususnya dalam aspek dakwah organisasi.

Baca juga:  Disnakertransdas PB Puji Bp Indonesia Penuhi Hak-hak Pekerja Selama Proses Demobilisasi

Ia menjelaskan, literasi digital merupakan sebuah keniscayaan utamanya bagi kader persyarikatan. Keterampilan dalam mengolah kemampuan bernarasi pada platform mainstream dapat dijadikan sarana efektif dakwah organisasi.

“Saya berharap acara ini dapat menjadi momentum bagi kita bersama untuk cerdas dalam memasuki zaman yang serba digital ini terutama dalam langkah kita menjadi bagian agen kemajuan umat di masa yang akan datang”, kata Isnaini.

Baca juga:  KONI Panggil Orang Tua-Atlet Galanita, Beri Alasan Berhentikan Apples

Narasumber yang dihadirkan adalah Irfan Irnandi, seorang tenaga pengajar di Universitas Negeri Papua sekaligus seorang Content Creator, MC dan Desain Grafis. Materi disampaikan secara interaktif, sangat menarik dan informatif.

Dalam materinya ia menyampaikan bahwa membangun reputasi online sangatlah penting, karena menjadi kesan pertama saat tampil di media sosial, membuka peluang karir, membentuk kepercayaan publik, dan membentuk personal branding.

Ia menambahkan juga bahwa strategi dalam membangun reputasi online sangat perlu dibentuk yaitu dengan konsistensi, otentik/ menjadi diri sendiri, interaktif dan profesional (menjaga etika). (*)

Latest articles

Ali Baham soal Aspirasi DOB Papua Barat Tengah: Kuncinya Penuhi Syarat...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Aspirasi pembentukan Provinsi Papua Barat Tengah kembali mengemuka di Papua Barat. Pemprov Papua Barat menegaskan pembentukan daerah otonom baru (DOB) harus...

More like this

Ali Baham soal Aspirasi DOB Papua Barat Tengah: Kuncinya Penuhi Syarat dan Proses Konstitusional

MANOKWARI, LinkPapua.id – Aspirasi pembentukan Provinsi Papua Barat Tengah kembali mengemuka di Papua Barat....

DPRP Papua Barat Akan Kawal Usulan Pembentukan Provinsi Bomberai

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPRP Papua Barat akan mengawal usulan pembentukan daerah otonomi baru (DOB)...

Seluruh Fraksi DPRP Setujui Pertanggungjawaban APBD Papua Barat 2025 Jadi Perda

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seluruh fraksi DPRP Papua Barat menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang...