Heli Milik Salemo-DMC Disebut Terbang Ilegal, Dishub PB Beri Penjelasan

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Papua Barat memberi klarifikasi terkait isu penerbangan ilegal dua helikopter milik Salemo Raya-DMC. Dishub mengklaim penerbangan ini sedang dalam proses penyelesaian perizinan.

“Sedang dalam tahapan proses perizinan serta menunggu Rekomendasi Gubernur Papua Barat,” ujar Kepala Bidang Pengembangan Perkeretaapian dan Penerbangan Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat Max L. Sabarofek saat dikonfirmasi sejumlah awak media, belum lama ini

Max mengatakan, pemilik helikopter telah menemuinya dan memberi mengklarifikasi terkait hal itu. Manajemen, kata Max, menjelaskan seluruh proses perizinan yang telah dilakukan. Saat ini sedang dalam tahap finalisasi.

Baca juga:  72 Casis Polwan Polda Papua Barat Blokade Perempatan Sanggeng, Tuntut Masuk Kuota Tambahan

“Pihak DMC sudah bertemu langsung dengan saya, di mana mereka menyampaikan bahwa saat ini tinggal menunggu rekomendasi Gubernur Papua Barat selaku kepala daerah. Kepala daerah harus mengetahui adanya penerbangan helikopter di wilayah Papua Barat”, terang Max.

Lebih lanjut Max menjelaskan, klarifikasi ini penting. Agar di kemudian hari tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Selaku kepala bidang yang membidangi hal ini ia juga telah mengingatkan manajemen penerbangan agar dalam melakukan aktivitas di Manokwari benar-benar memperhatikan hal prinsip. Terutama soal perizinan.

Baca juga:  Pelantikan 400 Pejabat Eselon III-IV Papua Barat Tunggu Selter Eselon II

“Yang paling utama dalam proses perizinan terpusat pada Dirjen Udara, di mana pihak manajemen harus mendapat izin administrasi operation sertifikasi. Jika semuanya sudah mendapat izin, maka selanjutnya pemilik helikopter harus berkoordinasi dengan instansi vertikal terkait yaitu Otoritas Bandara (AIRNAV) dan unit penyelenggara bandara udara di daerah terkait operasional helikopter,” jelas Max.

Sementara Sekretaris DMC Papua Barat Mozes Sabono yang dikonfirmasi secara terpisah mengatakan bahwa terkait perizinan pihaknya saat ini sudah mengantongi izin dari Otoritas Bandara (AIRNAV). Ia juga mengatakan telah bertemu langsung dengan Kepala Bidang Pengembangan Perkeretaapian dan Penerbangan pada Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat Max L. Sabarofek terkait perizinan dari pemerintah daerah setempat.

Baca juga:  Dominggus soal Polemik Plt Kepala Dishub Papua Barat: Jangan Ribut, Ada Jalur Hukum

“Kami sudah tempuh seluruh proses terkait ijin penerbangan Helikopter DMC Papua Barat. Saat ini kami hanya menunggu rekomendasi kepala daerah dalam hal ini Gubernur Papua Barat,” ungkap Mozes Sabono.

Untuk diketahui, helikopter jenis SPR-AS 350 B3 dengan kapasitas angkutan 600 kg yang dikelola CV Salemo Raya bekerja sama dengan DMC Papua Barat, Sabtu (12/3/2022), dilakukan uji coba penerbangan guna menentukan titik koordinat. (LP2/Red)

Latest articles

Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Kodim 1801/Manokwari Bersihkan Kali Sahara

0
MANOKWARI, Linkpapua.id— Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodim 1801/Manokwari melaksanakan kegiatan karya bakti berupa pembersihan Kali Sahara...

More like this

Novia Utami Kompak Bareng Srikandi Papua Barat di Muktamar X BKMT Jakarta

JAKARTA, LinkPapua.id – Ketua Umum Badan Kontak Majelis Taksim (BKMT) Papua Barat Novia Utami...

Pemprov Papua Barat Perkuat Pemberdayaan OAP Lewat 3 Program, Lanjutkan Pendampingan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat memperkuat pemberdayaan Orang Asli Papua (OAP)...

DPRP Papua Barat Target 11 Perdasus Masuk Paripurna I, Usulan MRPB setelah APBD-P 2026

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRP Papua Barat menargetkan 11 rancangan...