Inflasi Papua Barat Melesat 4,8%, Ali Baham Instruksikan Buka Lahan Susweni

Published on

MANOKWARI,Linkpapua.com – Pj Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere menginstruksikan pembukaan kembali lahan Susweni agar bisa dilakukan budidaya tanaman pangan. Instruksi dikeluarkan Ali Baham setelah angka inflasi Papua Barat melesat 4,8%.

“Kita sedang menghadapi perubahan iklim global. Karena itu pemprov membuka kembali lahan Susweni untuk membudidayakan tanaman,” ujar Pj Sekda Papua Barat Jacob Fonataba saat meninjau lokasi, Jumat (21/6/2024 ).

Jacob menyebutkan, angka inflasi Papua Barat kini menyentuh 4,8%. Angka ini berada di level yang lebih tinggi.

Baca juga:  Dukung Pilkada 2024, Pemprov PB Siap Lakukan Penyesuaian Anggaran

Karena itu kata Jacob, harus ada langkah konkret untuk menekan kelangkaan pangan. Pangan sebutnya, masih menjadi penyumbang inflasj tertinggi.

“Pj Gubernue telah mengeluarkan surat instruksi dengan dua imbauan. Pertama agar mengaktifkan kembali lahan Susweni dan kedua membiasakan two days no rice atau dua hari tanpa nasi,” jelasnya.

“Awalnya kita hanya membiasakan sehari tanpa makan nasi dan diganti dengan ubi-ubian jagung dan lainnya. Tetapi bapak gubernur kita sangat luar biasa sehingga menambah menjadi dua hari tanpa makan nasi yaitu Senin dan Kamis,” papar Jacob.

Baca juga:  Waktu Sisa 43 Hari, Yacob Fonataba Minta OPD Kebut Serapan Anggaran

Dikatakan Jacob, perubahan iklim global telah berdampak pada sektor pertanian. Sebagai penyumbang bahan makanan untuk itu pemprov membuka kembali lahan Susweni yang nantinya akan digunakan oleh OPD, PNS serta masyarakat untuk menanam.

“Pemerintah akan memfasilitasi pembukaan lahan agar selanjutnya lahan dapat digarap untuk membudidayakan tanaman,” kata Jacob

Jacob juga menekankan demi menekan angka inflasi harus dimulai mempersiapkan lahan Susweni ini untuk membudidayakan tanaman pangan. Pembudidayaan akan memprioritaskan tanaman sayuran-sayuran dan pangan.

Baca juga:  Pemkab Manokwari Matangkan Draft Raperda Perubahan Nama Distrik dan Kelurahan

“Kita akan memulai dengan memberi contoh lahan Susweni untuk agar digunakan membudidayakan tanaman pangan, tetapi tidak meninggalkan pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian,” jelas dia.

Menurutnya tanaman yang akan ditanam di lahan susweni adalah tanaman penyumbang inflasi tinggi di Papua Barat seperti tomat dan cabai.

“Nantinya kita akan menanam tanaman tomat dan cabai, tetapi tidak menutup kemungkinan masyarakat menanam tanaman lainnya seperti sayur-sayuran,” katanya. (LP14/red)

Latest articles

Legislator DPR RI Obet Rumbruren Sosialisasi Program MBG di Manokwari, Soroti...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Anggota Komisi IX DPR RI Obet A Rumbruren menyosialisasikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada masyarakat di Kabupaten Manokwari, Papua Barat....

More like this

HUT Pattimura ke-209 di Manokwari, Hermus Tekankan Semangat Kebangsaan

‎MANOKWARI, Linkpapua.id – Bupati Manokwari Hermus Indou menyebut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-209...

Haryono May Minta Dinkes Manokwari Bangun Kerja Sama dengan RSU Kemenkes Jayapura

MANOKWARI, Linkpapua.id-Ketua Fraksi Partai Golkar DPRK Manokwari, Haryono M K May, SE., M.E., mendorong...

Kodim 1801/Manokwari Gandeng Insan Pers Kawal Program Pemerintah untuk Kesejahteraan Masyarakat

MANOKWARI, Linkpapua.id-Kodim 1801/Manokwari memperkuat kemitraan dengan insan pers di Kabupaten Manokwari melalui pertemuan bersama...