MANOKWARI, LinkPapua.id – Komite Pemilihan (KP) PSSI Papua Barat menetapkan 4 calon tetap ketua PSSI Papua Barat untuk mengikuti kongres pada 7 November 2026. Keempat calon tersebut ialah Markus Jerry Suila, Faisal Kelian, Fransiskus Tanuardus, dan Rowland Heindrich.
“Empat calon tidak ada yang mengajukan banding,” kata Ketua Komite Banding Pemilihan PSSI Papua Barat, Herzon Abner Korwa, dalam keterangannya, Sabtu (24/10/2026).
Herzon mengatakan masa sanggah berlangsung pada 19-22 Oktober 2026 tanpa ada calon yang mengajukan banding. Komite Banding kemudian menerbitkan SK Nomor 01/KBP-PSSI-PB/X/2026 tentang tidak adanya banding dalam proses pemilihan.
Lebih lanjut, Herson menyampaikan Komite Banding bertugas memastikan tahapan pemilihan ketua PSSI Papua Barat berjalan sesuai aturan. Proses tersebut harus menjunjung prinsip jujur, adil, transparan, rahasia, dan demokratis serta menjaga independensi badan pemilihan.
“Walau proses banding sudah selesai, tetapi kami tetap menjaga independensi dalam proses kongres pemilihan ketua PSSI Papua Barat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KP PSSI Papua Barat, Isak Samuel Kijne Mansawan, mengungkapkan penetapan 4 calon dilakukan setelah melalui proses verifikasi dan validasi. Para calon dinyatakan berhak mengikuti pemilihan dalam kongres berdasarkan mandat yang dimiliki.
“Setelah melalui proses verifikasi dan validasi, kita tetapkan 4 orang jadi calon ketua PSSI dalam kongres. Mereka ini yang mendapat mandat memiliki hak untuk dipilih dalam kongres PSSI,” tuturnya.
Mansawan menjelaskan KP memeriksa dokumen para calon melalui lembaga atau institusi penerbit surat keterangan belum terpidana, surat kesehatan, dan surat keterangan dari pengadilan negeri. Verifikasi juga dilakukan untuk memastikan keabsahan administrasi calon sebelum ditetapkan sebagai calon tetap.
Selain dokumen calon, KP memverifikasi klub yang memberikan dukungan kepada masing-masing kandidat. PS Kasuari mendukung Markus Suila, PS Perseda Pegunungan Arfak mendukung Faisal Kelian, Manokwari FC mendukung Fransiskus Tanuardus, dan Perseka Kaimana mendukung Rowland Heindrich.
KP juga meminta 21 klub sepak bola anggota pemilik suara di Papua Barat menyerahkan akta atau surat keputusan (SK) kepengurusan untuk diverifikasi sebelum kongres. Dari total 31 anggota pemilik suara, 21 klub diminta melengkapi dokumen kepengurusan dan mandat delegasi.
“Kita sudah kirim surat pemberitahuan dengan batas 19 Oktober hingga 22 Oktober agar para delegasi klub mengirim SK kepengurusan, sampai batas waktu yang kami berikan baru 5 klub dari 21 Klub yang mengirim Akta kepengurusan,” bebernya.
Artinya, masih ada 16 klub yang belum mengirimkan dokumen kepengurusan atau mengisi formulir melalui tautan yang disediakan. KP memberi batas waktu hingga 28 Oktober 2026 untuk pengiriman surat mandat.
“Kami meminta surat mandat dikirim dengan batas waktu 28 Oktober 2026 agar kami memvalidasi pemberi mandat dan penerima mandat supaya penetapan para delegasi dalam suatu surat keputusan ini untuk menghindari dualisme mandat saat kongres,” lanjutnya. (*/red)
