Jelang Kualifikasi PON, Cabor Dayung Papua Barat Terkendala Anggaran

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Persiapan atlet cabang olahraga (cabor) dayung Papua Barat masih terbatas dan belum sepenuhnya siap jelang kualifikasi PON. Padahal, waktu tersisa kurang dari dua pekan.

Kualifikasi PON untuk cabor dayung yang mencakup nomor slalom laut, seperti kayak putra/putri, kano putra/putri, dan beach rowing akan digelar di Bali pada 5 Agustus 2023 nanti.

Pelatih dayung Papua Barat, Agus Rumbewas, mengungkapkan kesiapan para atlet sudah mencapai 85 persen, tetapi mereka masih menghadapi kendala dalam hal anggaran untuk perjalanan atlet ke Bali.

Baca juga:  Atlet Dayung Papua Barat Gelar TC Jelang Kualifikasi PON, Asupan Gizi Jadi Tantangan

“Kita masih menunggu apakah pemerintah bisa membantu fasilitasi kita untuk berangkat atau tidak. Jika belum ada kejelasan, kita akan berupaya berangkat dengan biaya sendiri,” kata Rumbewas, pekan lalu.

Pihaknya juga, kata dia, akan berusaha mencari sponsor. Namun, jika pergi dengan biaya sendiri, kemungkinan hanya 2 hingga 4 nomor yang dapat mereka utus.

Selain kualifikasi di Bali, beberapa nomor cabor dayung juga akan digelar di waduk Jatiluhur, Jawa Barat, pada November-Desember mendatang.

“Di Jatiluhur, nomor-nomor yang akan kita ikuti adalah kayak, rowing, dan perahu naga. Ini merupakan nomor-nomor andalan kita,” tambahnya.

Baca juga:  Gubernur Lepas Pengiriman 12 Ton Kakao Ransiki ke Surabaya

Para atlet telah menggelar pemusatan latihan sejak setahun lalu. Namun, program latihan tidak dapat berjalan maksimal karena keterbatasan.

“Keterbatasan yang kita hadapi membuat persiapan yang kita lakukan hanya mempertahankan apa yang sudah ada. Kita tidak dapat meningkatkan program latihan karena asupan kalori terbatas bagi atlet,” ungkap Rumbewas.

Ia juga menyatakan sejumlah atlet dayung dari Papua Barat akan bergabung dengan provinsi lain. Menurut aturan, jika dua kali kejurnas tidak mengirimkan atlet, maka mereka berhak untuk berkompetisi dengan provinsi lainnya.

Baca juga:  Kapolri Promosikan Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir Jabat Kadiv Humas Polri

“Inilah kondisi yang kita hadapi saat ini. Namun, kita bersyukur bahwa satu atlet kita masih berkomitmen untuk tetap berada dalam pelatnas dan mewakili Papua Barat. Peluang meraih medali untuknya juga sangat terbuka,” ungkapnya.

Rumbewas menegaskan dengan satu atlet dapat berkompetisi di lebih dari satu nomor, peluang untuk meraih medali sangat terbuka lebar. (LP3/Red)

Latest articles

Panitia Raker FGM GKI se-Tanah Papua Apresiasi Dukungan Bupati Teluk Bintuni

0
TELUK BINTUNI, Linkpapua.id– Lebih dari 200 peserta dari berbagai wilayah di Tanah Papua telah tiba di Kabupaten Teluk Bintuni untuk mengikuti Rapat Kerja (Raker)...

More like this

Panitia Raker FGM GKI se-Tanah Papua Apresiasi Dukungan Bupati Teluk Bintuni

TELUK BINTUNI, Linkpapua.id– Lebih dari 200 peserta dari berbagai wilayah di Tanah Papua telah...

Wabup Mugiyono Buka KKST Cup II, Tekankan Sportivitas dan Persaudaraan

MANOKWARI, Linkpapua.id- Turnamen Futsal Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) Cup II di Manokwari yang...

Kepala Kampung Yamboi Sampaikan Terima Kasih Kepada Satgas TMMD Ke-130

MANOKWARI SELATAN, Linkpapua.id-Rasa haru dan bahagia menyelimuti masyarakat Kampung Yamboi atas kehadiran Satgas TNI...