Jokowi Laporkan Tuduhan Ijazah Palsu ke Polisi: Masalah Ringan, tapi Perlu Diluruskan

Published on

JAKARTA, LinkPapua.com – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) melaporkan tuduhan ijazah palsu yang dialamatkan kepadanya ke Polda Metro Jaya, Rabu (30/4/2025). Meski menganggap tuduhan itu sebagai masalah ringan, Jokowi menegaskan perlu ada kejelasan hukum agar polemik tak terus bergulir.

“Ini sebetulnya masalah ringan, urusan apa, tuduhan ijazah palsu,” ujar Jokowi usai keluar dari Gedung Polda Metro Jaya.

Dia menambahkan, meski sederhana, isu tersebut harus dibawa ke ranah hukum agar semuanya terang benderang. “Tapi, memang perlu dibawa ke ranah hukum agar semuanya jelas dan gamblang, itu aja dari saya,” katanya.

Baca juga:  Program P5, Ajang Siswa SMAN 1 Manokwari Adu Kreativitas

Jokowi tidak membeberkan secara detail siapa yang menjadi pihak terlapor maupun pasal yang dikenakan. Dia menyerahkan penjelasan lebih lanjut kepada tim kuasa hukumnya.

Menurut Jokowi, laporan ini baru dibuat setelah dirinya tidak lagi menjabat sebagai Presiden RI. Dia sempat mengira isu tersebut akan berhenti dengan sendirinya, tetapi nyatanya terus berlanjut hingga ke meja hijau.

Baca juga:  Besok, Pj Gubernur Ali Baham ke Fakfak Cek Persiapan Kedatangan Presiden Jokowi

“Nanti ditanyakan kepada tim kuasa hukum detailnya,” ucapnya.

Seperti diketahui, polemik keaslian ijazah Jokowi telah memasuki tahap persidangan. Sidang perdana digelar di Pengadilan Negeri (PN) Solo, Kamis (24/4). Perkara ini tercatat dengan nomor 99/Pdt.G/2025/PN Skt, sementara gugatan terkait mobil Esemka terdaftar dengan nomor 96/Pdt.G/2025/PN Skt.

Baca juga:  OJK Papua Barat Fokus Tindak Pinjol-Dorong Pembiayaan UMKM OAP

Dalam perkara tersebut, Jokowi menjadi tergugat I, disusul KPU Kota Solo sebagai tergugat II, SMAN 6 Solo tergugat III, dan Universitas Gadjah Mada tergugat IV.

Sementara itu, empat orang yang menggugat keaslian ijazah Jokowi juga dilaporkan ke polisi. Mereka adalah mantan Menpora Roy Suryo, ahli digital forensik Rismon Sianipar, Wakil Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Rizal Fadillah, serta dokter Tifauzia Tyassuma. (*/red)

Latest articles

Bupati Ungkap Paradoks Migas di Teluk Bintuni, Desak Realisasi PI 10...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkap paradoks sektor migas yang menjadi motor utama perekonomian daerah, tetapi belum sepenuhnya memperkuat fiskal dan...

More like this

22 TPA dan TPQ di Manokwari Disiapkan Ikuti FASI 2026

MANOKWARI, Linkpapua.id– Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari mematangkan persiapan pelaksanaan...

Pimpinan KKB Bersama 4 Anggota Ditangkap di Keerom, Polisi Sita Senjata-Peluru

KEEROM, LinkPapua.id – Polisi menangkap pimpinan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap 1 Mamta berinisial...

Menkop Ferry Targetkan 25 September Manajer KDKMP Mulai Masuk Kantor

JAKARTA, LinkPapua.id – Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menargetkan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih...