Kepala Kampung Argosigemerai Minta Masyarakat Tidak Perjualbelikan Bansos

Published on

BINTUNI, Linkpapua.com – Pemerintah Kampung Argosigemerai, Distrik Bintuni Timur, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, mengimbau kepada masyarakat agar tidak memperjualbelikan bantuan sosial (bansos) yang diterima, baik dari pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten.

Kepala Kampung Argosigemerai, Yulianus Tiri, menegaskan apabila ada masyarakat yang memperjualbelikan bansos, akan berurusan dengan hukum.

“Bantuan ini, kan, langsung untuk masyarakat. Jadi, yang punya kejahatan itu kasih tinggal. Biar ditangani oleh pihak keamanan. Biar risikonya dia tanggung sendiri kalau ketahuan dia ada jual barang bantuan sosial itu,” kata Yulianus di Balai Kampung Argosigemerai, Rabu (29/9/2021).

Sekretaris Kampung Argosigemerai, Ridwan Manilet, juga mengimbau apabila masyarakat melihat atau menemukan barang berlabel bansos untuk jangan dibeli. Sesuai hukum, kata dia, yang membeli bisa dikenakan sanksi sebagai penadah.

“Kami juga menyampaikan kepada pihak yang berwajib agar turut menyosialisasikan agar hal-hal seperti ini tidak terjadi lagi,” terang Ridwan.

Di Kampung Argosigemerai, secara keseluruhan data masyarakat tidak mampu sekitar 202 kepala keluarga (KK) dari total 749 KK.

“Tapi, kita lihat bantuan ini, seperti dari kementerian, bantuan langsung tunai (BLT) dari data yang masuk ini, kan, masuk saja. Kadang-kadang tidak sesuai dengan data yang ada. Hal ini kadang kita cover dengan dana desa (DD),” terangnya.

Pihaknya pun sudah pernah menyampaikan kepada tim Program Keluarga Harapan (PKH) agar data-data diverifikasi ulang. Hal ini agar bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran.

“Jangan sampai orang yang mampu dapat bantuan dan orang yang tidak mampu tidak dapat. Intinya kita mengantisipasi agar tidak terjadi kecemburuan di masyarakat,” tuturnya.

Di luar soal bantuan, pemerintah setempat juga terus mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap disiplin penerapan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

“Kami juga menyampaikan kepada masyarakat, di masa pandemi Covid-19 ini agar selalu menaati protokoler kesehatan dan menjalani vaksinasi,” tuturnya.

Untuk saat ini sudah 70 persen warga di Kampung Argosigemerai menjalani vaksinasi. “Kami berharap kepada warga yang belum divaksin agar segera divaksin,” pungkasnya. (LP5/Red)

Latest articles

‎PELITA Goes to School Ajak Pelajar SMK Negeri Tandia Rawat Kerukunan...

0
TELUK WONDAMA, LinkPapua.id – Pemuda Lintas Agama (PELITA) Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, mengajak pelajar SMK Negeri Tandia menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama....

More like this

FASI BKPRMI Manokwari Diikuti 187 Peserta, Wabup Dorong Potensi Generasi Qurani

MANOKWARI, Linkpapua.id– Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari menggelar Festival Anak...

Kasus Kematian Yanto Idorway, Polda Papua Barat Tetapkan Dua Tersangka

MANOWARI, Linkpapua.id-Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Trihadi Kuncahyo, A.Md., S.E., menyampaikan bahwa...

PHMJ GKI Nazaret Fanindi Pantai Aktif Beri Masukan Draf Amandemen Tata Gereja 2027

MANOKWARI, Linkpapua.id-Ketua PHMJ GKI Nazaret Fanindi Pantai, pdt Lenny M. M. Key Matatula, S.Th didampingi...