Kepala Kampung Boni Apresiasi Pelatihan Surfing: Buka Peluang Ekonomi Baru

Published on

RAJA AMPAT, LinkPapua.id – Kepala Kampung Boni, Naftali Mirino, mengapresiasi pelatihan surfing perdana yang digelar di Kampung Boni, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya. Ia menilai kegiatan ini membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.

“Saya melihat dengan adanya pelatihan surfing ini, diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisatawan mulai dari wisatawan lokal dan juga mancanegara di wilayah pantai utara Raja Ampat dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal,” kata Naftali, Senin (27/10/2025).

Baca juga:  PKB Papua Barat Syukuran Gus Dur Jadi Pahlawan Nasional, Doa Dipimpin 3 Agama

Naftali menjelaskan, pelatihan surfing ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi wisata dan olahraga di kampungnya. Kegiatan ini juga sekaligus menyiapkan generasi muda agar bisa menjadi pelatih atau instruktur bagi wisatawan yang datang.

“Saya kira anak-anak yang sudah mengikuti pelatihan saat ini, pasti sudah menjadi instruktur pada saat para turis yang ingin untuk berselancar atau surfing,” ucapnya.

Menurutnya, pengembangan wisata surfing di pantai utara Raja Ampat semakin menjanjikan setelah Bandara DEO naik status menjadi bandara internasional. Kondisi ini membuat akses wisatawan domestik maupun asing ke Raja Ampat semakin mudah.

Baca juga:  Kodam Kasuari Tegaskan tak Ada Motif Rasisme dalam Kasus Pembacokan Letkol Tamami

“Apalagi Bandara Sorong sudah naik statusnya menjadi bandara internasional, sehingga para tamu lokal bahkan tamu mancanegara pun datang ke Raja Ampat dan yang ingin berselancar anak-anak kami bisa menjadi instruktur bagi para wisatawan,” tuturnya.

Kegiatan pelatihan ini dibuka langsung oleh Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Disbudpar Raja Ampat, Stenly Rahman, Senin (27/10). Ia menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam mendukung sektor ekonomi kreatif berbasis pariwisata.

Baca juga:  Ketua Ikaswara Manokwari Apresiasi Penangkapan Pelaku Pembunuhan di Pasar Borobudur

“Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah dan masyarakat setempat mendukung pengembangan pariwisata dan kegiatan olahraga di wilayah mereka,” terangnya.

Ia berharap pelatihan ini menjadi awal dari pengembangan wisata olahraga di pantai utara Raja Ampat. Menurutnya, potensi alam yang dimiliki daerah ini layak dikembangkan untuk menarik minat wisatawan dunia. (LP10/red)

 

Latest articles

Penduduk Miskin Papua Barat Capai 98.460 Orang di Maret 2026, Terbanyak...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Jumlah penduduk miskin di Papua Barat mencapai 98.460 orang pada Maret 2026. Mayoritas penduduk miskin tersebut berada di wilayah perdesaan dengan...

More like this

Festival Kopi Manokwari Diharapkan Dongkrak Perekonomian dan Promosi Produk Lokal

MANOKWARI, Linkpapua.id– Festival Kopi yang digelar Komunitas Kopi Manokwari mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten...

Festival PAUD Kreatif Manokwari Tanamkan Semangat Kemerdekaan dan Karakter Anak Sejak Dini

MANOKWARI, Linkpapua.id – Bunda PAUD Kabupaten Manokwari, Febelina Indou, pada Festival PAUD Kreatif yang...

Satpol PP dan Damkar Mansel Imbau Warga Tak Bakar Lahan Usai 9 Titik Kebakaran

MANSEL, LinkPapua.id - Satpol PP dan Damkar Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, mengimbau masyarakat...