Kisah Dewi Lolos dari Kepungan TPNPB-OPM, Sembunyi di Kubangan-Jalan Saat Malam

Published on

TELUK BINTUNI, Linkpapua.com – Dewi Manise (Revan) berhasil melarikan diri saat kelompok TPNPB-OPM melakukan penyerangan di Kampung Meyerga, Distrik Moskona Barat, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Kamis (29/9/2022). Berikut kronologi lengkapnya.

Perjuangan Dewi lolos dari maut diungkapkan Dandim 1806/Teluk Bintuni, Letkol Inf. Kadek Abriawan. “Kamis sore (serangan diperkirakan sekitar pukul 17.00 Wita) itu dia (Dewi) melarikan diri kemudian loncat terjun ke satu kubangan dan bersembunyi,” kata Abriawan, Minggu (2/10/2022).

Abriawan mengungkapkan, Dewi berusaha menyelamatkan diri dalam kondisi kaki terkilir. Pada Kamis malam, perempuan 28 tahun itu tetap bertahan di kubangan berharap tempat persembunyiannya tidak ketahuan.

“Malam itu tetap yang bersangkutan bersembunyi di bertahan di kubangan karena masih terdengar tanda-tanda kelompok separatis yang masih melakukan aktivitas. Tidak berani untuk melaksanakan gerakan-gerakan. Hanya diam,” bebernya.

Besoknya, Jumat (30/9/2022), tim gabungan TNI-Polri tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 14.00 Wita. Dewi saat mengetahui bahwa ada personel yang datang, tetapi takut menampakkan diri.

“Pada saat kami di sana yang bersangkutan tahu kalau ada pasukan yang datang, tetapi tidak berani keluar karena masih mendengar suara kendaraan dan suara letusan,” tutur Abriawan.

“Di TKP di sana kami hanya satu jam sehingga yang bersangkutan ragu untuk keluar ke jalan. Khawatir jangan sampai masuk kelompok separatis yang masih melaksanakan aktivitas,” lanjutnya.

Baru pada Sabtu (1/10/2022) Dewi memberanikan diri berpindah tempat. “Sabtu Magrib yang bersangkutan berpindah tempat. Selama hari Jumat sampai hari Sabtu yang bersangkutan hanya berada di tempat persembunyian dan kalaupun bergerak mencari kedudukan yang berpindah, tapi tidak terlalu jauh,” ujar Abriawan.

Dengan tertatih Dewi berjalan sejauh sembilan kilometer menuju Kampung Inokra dan sempat bermalam di rumah tak berpenghuni. Besoknya, Minggu (2/9/2022) pagi, Dewi bertemu warga yang kemudian membantunya melapor ke Pos TNI Meyerga.

“Sampai di pos diterima oleh anggota satgas dan dilaksanakan pengecekan kesehatan. Kemudian berikan akomodasi makan minum untuk memulihkan tenaganya,”ungkap Abriawan.

Personel Koramil Meyado selanjutnya menjemput Dewi dan mengantarnya ke rumah sakit untuk penanganan medis lanjutan. “Kondisi saat ini stabil. Kakinya terkilir dan masih dalam proses pengecekan oleh rumah sakit. Hasil pemeriksaan nanti akan kita sampaikan. Untuk mental masih trauma,” ucapnya.

Abriawan mengimbau kepada masyarakat dalam melaksanakan aktivitas, terutama di daerah pegunungan, agar tetap waspada. Jika merasa ada hal-hal ganjil dan mencurigakan untuk segera melapor kepada aparat TNI-Polri. “Agar kita bisa mengantisipasi hal-hal seperti ini,” pesannya.

Penyerangan TPNPB-OPM sebelumnya terjadi di Kampung Meyerga, Distrik Moskona Barat, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, Kamis (29/9/2022). Empat orang warga sipil meninggal dunia dalam kejadian ini yang merupakan pekerja proyek jalan.

Abriawan menegaskan bahwa korban tewas merupakan warga sipil, bukan anggota intelijen TNI-Polri. (LP5/Red)

Latest articles

Pemkab Manokwari Siapkan Digitalisasi Pajak untuk Perkuat PAD

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari menyiapkan sejumlah strategi untuk memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna menjaga kapasitas fiskal daerah dalam membiayai pembangunan dan pelayanan publik. Bupati...

More like this

Bupati Bintuni Sambut 251 Prajurit Satgas Yonif 147, Tekankan Pendekatan Humanis

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy menyambut 251 personel Satgas Kewilayahan...

SOKSI Dorong Pemkab Teluk Bintuni Maksimalkan PAD dari Perusahaan Migas

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dewan Pimpinan Cabang Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depicab Soksi) Kabupaten Teluk Bintuni...

3 Kali Melahirkan, Ibu Hamil di Manokwari Nyaman Selalu Andalkan JKN

MANOKWARI, LinkPapua.id – Aprilya, peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Manokwari, Papua Barat, kembali...