Kisah Emosional Calon Bintara Polri OAP, Pingsan Saat Diumumkan sebagai Peringkat Satu

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Gembira dan haru terpancar dari wajah Alma Viktoria Wamafma, seorang calon Bintara Polri yang berasal dari Kabupaten Teluk Wondama, ketika namanya diumumkan sebagai peringkat satu dalam seleksi penerimaan terpadu Anggota Polri Tahun 2023.

Namun, kebahagiaan itu terlalu mengempasnya hingga dirinya pingsan di Gedung Arfak Convention Hall Mapolda Papua Barat, Rabu (19/7/2023) malam.

Alma, yang berhasil mencatatkan nilai 56,22, menjadi peringkat teratas untuk kategori polwan orang asli Papua (OAP). Sementara itu, ada juga calon Bintara Polri lainnya yang lulus dengan peringkat terbaik. Ayu Widya Sari meraih nilai 71,77 untuk kuota umum dalam kategori polisi laki-laki, sementara Antonius Putra Simorangkir dan Alif Reski Suherman, keduanya dari Polresta Manokwari, berhasil meraih nilai 66,70 dan 79,07, masing-masing.

Baca juga:  Ratusan Personel Naik Pangkat, Kapolda Papua Barat Ingatkan Profesionalisme

Alma, dengan penuh emosi, berusaha menyampaikan pengalaman selama mengikuti proses seleksi di Polda Papua Barat. Namun, ketika berbicara, suaranya mulai tergagap dan akhirnya pingsan.

“Saya dari Teluk Wondama, lulusan SMA 1 Wondama. Ini merupakan kali pertama saya ikut seleksi,” kata Alma.

Keberhasilan para calon Bintara Polri dari Polda Papua Barat mencapai 100 persen, dengan total 821 orang yang berhasil lulus, termasuk 40 calon polisi wanita.

Hal ini mendapat apresiasi dari Karo SDM Polda Papua Barat, Kombes Pol. Sugandi, yang menyatakan Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga, telah berusaha untuk meminta tambahan kuota mengingat kebutuhan personel di daerah otonom baru DOB Papua Barat daya.

Baca juga:  Usai Dilantik, Ketua Dekranasda 3 Kabupaten Diminta Segera Lengkapi Struktur Keanggotaan

Suganti menegaskan proses seleksi dari awal hingga pengumuman hasilnya tidak ada pungutan atau praktik calo. “Ini semua murni usaha para peserta,” tegasnya.

Jimmy Ell, seorang anggota keluarga dari salah satu calon Bintara Polri yang lulus, mengapresiasi transparansi dan ketelitian selama proses seleksi yang dijalani oleh anaknya. Ia menyatakan tidak ada pungutan biaya atau calo selama proses seleksi tersebut.

“Saya mengapresiasi Bapak Kapolda dan Wakapolda serta pejabat dan panitia seleksi. Saya memastikan proses seleksi ini tidak ada pungutan biaya ataupun calo. Ini semua murni usaha anak kami,” ucapnya dengan rasa bangga.

Baca juga:  Komplotan Pencuri di Manokwari Gasak Brankas KPU, Libatkan Pelajar dan ASN

Para calon Bintara Polri yang telah lulus akan dibagi menjadi dua gelombang untuk mengikuti pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN). Gelombang pertama dijadwalkan akan berangkat pada tanggal 25 Juli 2023, sementara gelombang kedua akan menyusul pada Februari 2024.

Mereka akan mengikuti pendidikan di beberapa SPN di luar Papua, seperti SPN Polda Sulsel (308 orang), SPN Polda Bali (258 orang), Pusdik Pol Air (1 orang), Pusdik Brimob (11 orang), dan Sepolwan (25 orang). (*/Red)

Latest articles

Dandim 1801 Manokwari: Antusiasme Tinggi, Turnamen Domino HUT TNI ke-81 Pererat...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id- Antusiasme masyarakat mengikuti Turnamen Domino dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-81 yang digelar oleh Kodim 1801/Manokwari...

More like this

Dandim 1801 Manokwari: Antusiasme Tinggi, Turnamen Domino HUT TNI ke-81 Pererat Kedekatan dengan Masyarakat

MANOKWARI, Linkpapua.id- Antusiasme masyarakat mengikuti Turnamen Domino dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT)...

Kerap Timbulkan Keresahan, Masyarakat Tolak Provokasi KNPB

PAPUA, linkpapua.id — Tokoh masyarakat adat Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Karmin Yikwa, mengajak masyarakat...

HUT Lalu Lintas ke-71, Kapolda Papare Tekankan Polisi Harus Jadi Teladan Tertib Berlalu Lintas

MANOKWARI, Linkpapua.id– Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas ke-71, jajaran Direktorat Lalu Lintas...