Legislator DPR Papua Barat Minta Ada Tambahan Tunjangan Nakes

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com- Anggota DPR Papua Barat, Mugiyono, angkat bicara terkait penanganan Covid-19 di Bumi Kasuari. Dia meminta ada tambahan tunjangan untuk tenaga kesehatan (nakes).

Mugiyono mengatakan, selain keterbatasan ruangan perawatan pasien Covid-19, jumlah nakes mesti jadi perhatian serius. Terlebih di tengah meningginya kasus positif Covid-19 akhir-akhir ini.

“Memang yang jadi persoalan bukan hanya sekadar tempat perawatan yang terbatas, tetapi juga keterbatasan jumlah nakes. Dari nakes yang ada cukup banyak yang terpapar Covid sehingga ini harus dicari jalan keluarnya,” kata Mugiyono, Rabu (14/7/2021).

Baca juga:  Rangkaian HPN 2025, PWI Papua Barat Gelar sejumlah kegiatan

Politikus PKS ini menyerukan agar ada tunjangan tambahan untuk para nakes. Sebab, mesti diakui nakes adalah garda terdepan dalam penanganan Covid-19.

“Bila perlu diberikan gizi tambahan atau tunjangan tambahan. Nakes ini memiliki tugas yang berat dan berisiko tinggi terpapar karena nakes merupakan garda terdepan dalam perawatan pasien Covid,” terang sang legislator.

Baca juga:  DPR PB Ungkap Kondisi PT Padoma, BUMD yang 4 Tahun Tak Beri Kontribusi

Diungkapkannya, dengan kecenderungan pasien positif Covid-19 yang terus meningkat, maka perhatian dari pemerintah harus diberikan kepada nakes. Menanggapi belum dibayarkannya insentif bagi para nakes, dia mendesak agar pembayarannya jangan ditunda.

“Adanya refocusing anggaran diharapkan untuk menangani Covid-19, termasuk membayar insentif nakes. Nakes kan sudah divaksin, tetapi masih ada yang positif covid. Hal ini bisa karena imunnya menurun. Banyak faktor yang sebabkan itu, bisa juga karena beban perkejaan yang ditanggungnya,” jelasnya.

Baca juga:  DPR Papua Barat Kecewa, BWS Dua Kali Abaikan RDP Bahas Banjir-Pipanisasi

Selain itu, dia juga mendukung penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menekan tingkat penyebaran Covid-19 di Papua Barat.

Menurutnya, penerapan PPKM efektif untuk membatasi aktivitas masyarakat. Dia juga menghimbau agar masyarakat tetap berada di rumah saat tidak ada keperluan mendesak. (LP3/Red)

Latest articles

BKPP Teluk Bintuni Serahkan 100 Peserta Latsar ke Brigif 26/Gurana Piarawaimo

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Teluk Bintuni, Sefnat N. Manikrowi, secara resmi menyerahkan 100 peserta Latihan Dasar...

More like this

Khawatir Biaya Operasi Mahal, Lansia di Manokwari Bernapas Lega Berkat JKN

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang lansia bernama Tabita (60) di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, kini...

Kasus Kekerasan Senior-Junior di SMA Taruna Kasuari Nusantara Manokwari Berakhir Damai

MANOKWARI, LinkPapua.id– Kasus kekerasan fisik antara siswa senior dan junior di SMA Taruna Kasuari...

Gubernur Papua Barat: Jalan Rusak di Prafi Manokwari Diupayakan Diperbaiki 2027

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyatakan akan mengupayakan perbaikan infrastruktur jalan...