LP3KD Papua Barat Siapkan Kontingen Hadapi Pesparani Nasional

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Papua Barat mulai menyiapkan kontingen menghadapi Pesparani Katolik tingkat nasional usai mengevaluasi pelaksanaan Pesparani Katolik IV Papua Barat. Persiapan dilakukan setelah ajang tingkat provinsi yang digelar di Kabupaten Teluk Bintuni.

“Pesparani berjalan dengan baik dan sukses. Kalaupun masih ada kekurangan, itu merupakan hal yang biasa dalam sebuah kegiatan,” ujar Ketua Umum LP3KD Papua Barat Roberth KR Hammar saat rapat evaluasi bersama pengurus dan panitia di Manokwari, Senin (13/7/2026).

Rapat tersebut mengevaluasi seluruh pelaksanaan Pesparani Katolik IV yang berlangsung di Teluk Bintuni pada 6-10 Juli 2026. Evaluasi mencakup penyelenggaraan perlombaan, koordinasi panitia, pelayanan kepada peserta, hingga pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan.

Hammar menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang mendukung penyelenggaraan Pesparani Katolik IV. Dia menilai keberhasilan kegiatan merupakan hasil kerja sama panitia, peserta, pemerintah daerah, dan seluruh pihak yang terlibat.

Dia menambahkan, seluruh catatan selama pelaksanaan di Teluk Bintuni akan menjadi bahan perbaikan untuk Pesparani Katolik V Papua Barat. Agenda tersebut dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Teluk Wondama pada 2029.

LP3KD Papua Barat mulai memfokuskan persiapan menghadapi Pesparani Katolik tingkat nasional yang akan digelar di Manado, Sulawesi Utara, tahun depan. Hammar meminta seluruh panitia segera berkoordinasi dengan para juara di setiap kategori lomba agar pembinaan dapat segera dimulai.

Menurutnya, persiapan sejak dini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas kontingen Papua Barat. Dia berharap para peserta yang meraih prestasi di tingkat provinsi tetap berkomitmen mengikuti proses pembinaan hingga ajang nasional.

Di akhir rapat, Hammar kembali menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia atas dedikasi selama menyukseskan Pesparani Katolik IV. Dia juga menyebut seluruh kekurangan akan menjadi tanggung jawab bersama untuk diperbaiki.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan Pesparani. Apabila masih terdapat kekurangan, kami juga menyampaikan permohonan maaf. Seluruh catatan ini menjadi tanggung jawab bersama dan akan menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan Pesparani berikutnya dapat berlangsung lebih baik,” katanya. (*/red)

Latest articles

Bupati Ungkap Paradoks Migas di Teluk Bintuni, Desak Realisasi PI 10...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkap paradoks sektor migas yang menjadi motor utama perekonomian daerah, tetapi belum sepenuhnya memperkuat fiskal dan...

More like this

Lewat Duta Muda EduTour, BPJS Kesehatan Perkuat Literasi JKN di Kalangan Pelajar

MANOKWARI, LinkPapua.id – BPJS Kesehatan Cabang Manokwari memperkuat literasi program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)...

PI 10 Persen Tak Kunjung Cair, Gubernur Papua Barat Desak Pemerintah Pusat Percepat Hak Migas Daerah

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mendesak pemerintah pusat mempercepat realisasi participating...

Waktu Makin Sempit, Wagub Papua Barat Minta OPD Gercep Tindak Lanjuti Perubahan APBD

MANOKWARI, LinkPapua.id – Wakil Gubernur (wagub) Papua Barat Mohamad Lakotani meminta organisasi perangkat daerah...