Melkias Werinussa Akhiri Masa Pengabdian 40 Tahun, Titip Pesan untuk ASN Papua Barat

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Asisten II Setda Papua Barat Melkias Werinussa mengakhiri masa pengabdiannya sebagai aparatur sipil negara (ASN) setelah menjalani masa kerja selama 40 tahun 3 bulan di lingkungan pemerintahan. Melkias menitipkan pesan kepada ASN agar menjadikan pengabdian dan pendidikan sebagai bekal dalam berkarier.

“Selama menjalankan tugas saya selalu berpedoman pada regulasi. Puji Tuhan sampai memasuki masa purna tugas tidak ada persoalan yang berarti,” ujar Melkias saat ibadah bulanan dirangkaian acara purnatugasnya di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (15/6/2026).

Melkias memaparkan perjalanan kariernya dimulai dari golongan II hingga mencapai pangkat tertinggi dalam birokrasi pemerintahan. Dia mencatat masa pengabdiannya berlangsung selama 40 tahun 3 bulan.

Baca juga:  Petinju Papua Barat Mulai Persiapan Intensif Hadapi Pra-PON di Makassar

Dia menjelaskan pengabdiannya diawali di Jayapura selama 7 tahun dan berlanjut di Fakfak selama 8 tahun. Pada 2001, dia pindah ke Manokwari dan bertugas di Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

Selanjutnya, pada 2004 Melkias bergabung dengan Pemprov Papua Barat. Sejak itu, dia meniti karier hingga dipercaya menduduki jabatan Asisten II Setda Papua Barat.

Menurutnya, perjalanan panjang sebagai ASN harus menjadi motivasi bagi generasi penerus yang masih aktif bekerja. Dia mengaku berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi sederhana, namun mampu meniti karier melalui pendidikan dan kerja keras.

Baca juga:  Moment HUT Teluk Bintuni yang ke 22, Eduard Orocomna Dorong Transformasi Pembangunan SDM

Dia menambahkan pendidikan menjadi faktor penting yang dapat mengubah kehidupan seseorang. Bahkan, syarat pendidikan menjadi kendala baginya untuk menduduki jabatan fungsional utama setelah memasuki masa pensiun.

“Saya lulus dalam proses seleksi, tetapi salah satu persyaratannya harus memiliki gelar doktor atau S3,” katanya.

Selain itu, Melkias mengungkapkan pernah mengikuti lelang jabatan sebanyak 3 kali. Jabatan yang dilelang meliputi posisi di bidang Infokom, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Asisten II Setda Papua Barat.

Dia juga pernah menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) pada 5 organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Papua Barat. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan kariernya selama bertugas sebagai ASN.

Baca juga:  Hari Kesaktian Pancasila di Mata Melkias Warinussa: Nilai yang Merekatkan Kita

Menjelang akhir masa pengabdian, Melkias menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak apabila selama menjalankan tugas terdapat kekhilafan maupun kesalahan. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada rekan kerja yang telah mendampinginya selama bertugas.

“Setiap masa ada orangnya dan setiap orang ada masanya. Saya mohon maaf apabila terdapat kesalahan dan saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja bersama saya selama ini,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

Lewat Rekomendasi LKPJ Bupati Tahun 2025, DPRK Manokwari Soroti Sejumlah Aspek

0
MANOKWARI, Linkpapua.id-Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Manokwari menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Manokwari Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna...

More like this

Baleg DPR RI Serap Aspirasi di Papua Percepat Pembahasan RUU Masyarakat Adat

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Legislasi (Baleg) DPR RI melakukan kunjungan kerja ke Papua Barat...

Sekjen DAP Wilayah III Doberai Usulkan Penguatan Hak Masyarakat Adat di RUU Masyarakat Adat

MANOKWARI, LinkPapua.id – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah III Doberai Zakarias...

Rektor Unipa Dorong RUU Masyarakat Adat Akomodasi Kekhasan Papua

MANOKWARI, LinkPapua.id – Rektor Universitas Papua (Unipa) Prof Hugo Warami meminta Badan Legislasi DPR...