Mengatasi Defisit Listrik di Manokwari, PLN Siapkan Tambahan Pasokan 10 MW

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.id-Sistem kelistrikan di Kabupaten Manokwari saat ini mengalami defisit daya. Untuk mengatasi kondisi tersebut, PLN menyiapkan pembangkit sewa dengan kapasitas 10 megawatt (MW) yang akan beroperasi secara bertahap mulai Oktober 2026.

‎Kondisi tersebut disampaikan Manager UP3 Manokwari, Arby Tryudha, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPRK Manokwari, Senin (7/9/2026).

‎Arby menjelaskan, defisit daya terjadi setelah pasokan listrik dari PLTU Conch mengalami penurunan dari sekitar 12–13 MW menjadi hanya 1 MW akibat adanya kerusakan pada mesin pembangkit.

Baca juga:  Wakapolda Papua Barat Temui Kelompok Tani di Prafi

‎“Memang saat ini kami kekurangan daya karena suplai dari PLTU Conch itu menurun. Yang biasanya 13 MW, sekarang hanya tinggal 1 MW. Itu disebabkan karena adanya kerusakan mesin PLTU,” kata Arby.

‎Menurutnya, kondisi tersebut membuat daya mampu pasok sistem Manokwari turun menjadi sekitar 37,5 MW, sementara beban puncak berada pada kisaran 36 hingga 39,5 MW. Pada hari kerja, sistem mengalami defisit sekitar 2 MW, sedangkan pada akhir pekan masih tersedia cadangan sekitar 1 MW.

Baca juga:  Kawal Terus Pengamanan Migor Curah Rakyat, Mendag Lutfi: Sesuai Target, Migor Sudah Tersedia di 10 Ribu Titik

‎“Yang biasanya dulu 50 MW, sekarang turun menjadi sekitar 37 MW karena yang biasanya 13 MW dari PLTU,” jelasnya.

‎Sebagai langkah jangka pendek, PLN menyiapkan pembangkit sewa dengan total kapasitas 10 MW. Tambahan daya tersebut akan dioperasikan secara bertahap, masing-masing 5 MW.

‎Arby mengatakan, tambahan 5 MW pertama ditargetkan beroperasi pada minggu ketiga Oktober 2026. Selanjutnya, 5 MW berikutnya ditargetkan mulai beroperasi pada minggu kedua November 2026.

Selain defisit daya, pemadaman listrik di Manokwari juga disebabkan gangguan jaringan. Arby menyebut sekitar 90 persen gangguan terjadi akibat pohon yang mengenai jaringan listrik, terutama di wilayah Manokwari Timur dan Pantura.

Baca juga:  Jelang Nataru, Satlantas Polres Fakfak Tertibkan Pengendara Knalpot Brong

‎Karena itu, PLN meminta dukungan pemerintah daerah untuk mengedukasi masyarakat agar memperhatikan penanaman pohon di sekitar jaringan listrik.

‎“Kami juga menyampaikan dalam forum ini, bisa kami minta untuk mengedukasi kepada masyarakat agar penanaman pohon tidak lebih tinggi dari tiang listrik kami,” katanya.(LP3/Red)

Latest articles

‎Gubernur Papua Barat Salurkan Bantuan PBC, Mahasiswa OAP S1 Terima Rp10...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyalurkan bantuan pendidikan melalui program Papua Barat Cerdas (PBC) bagi mahasiswa dan pelajar Orang Asli Papua...

More like this

Mugiyono: Manokwari Siap Bersinergi Wujudkan Papua Barat Maju dan Sejahtera

MANOKWARI, Linkpapua.id-Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, menegaskan kesiapan Pemerintah Kabupaten Manokwari mendukung program pembangunan...

Terdampak Kabut Asap Kiriman, Penerbangan di Bandara Rendani Manokwari Belum Normal

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah di luar Manokwari...

Berawal dari Lembaga Nonformal, Yayasan Jamal Papua Kembangkan Umul Quro

MANOKWARI, LinkPapua.id – Yayasan Jamal Papua mengembangkan lembaga pendidikan Umul Quro dari pendidikan nonformal...