JAKARTA, LinkPapua.id – Menteri Hukum (Menkum) RI Supratman Andi Agtas melantik Sahata Marlen Situngkir sebagai Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkum Papua Barat. Sahata kini mengemban tanggung jawab baru untuk memimpin jajaran Kemenkum di wilayah Papua Barat menggantikan Piet Bukorsyom.
“Jadikan momentum penghargaan dari negara atas jabatan yang Bapak dan Ibu emban ini sebagai bentuk pengabdian terbaik. Berikan loyalitas kepada Kementerian Hukum dan jagalah nama baik institusi,” ujar Supratman di Graha Pengayoman Kementerian Hukum, Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Supratman menegaskan seorang pemimpin harus memiliki keberanian untuk menyatakan yang salah sebagai kesalahan dan memberikan sanksi secara tegas. Sebaliknya, aparatur yang bekerja dengan baik perlu diberikan penghargaan setinggi-tingginya.
“Seluruh praktik yang menghambat pelayanan publik wajib dihilangkan,” tegasnya.
Dia juga menekankan kementeriannya membutuhkan aparatur yang tidak hanya cerdas secara intelektual. Menurutnya, empati dan hati nurani sangat dibutuhkan dalam memberikan kualitas layanan publik kepada masyarakat.
Prosesi pelantikan ini dirangkaikan dengan serah terima jabatan dari Pelaksana Tugas (Plt) Kakanwil Kemenkum Papua Barat Adelchandra. Sahata mengisi posisi yang ditinggalkan Piet Bukorsyom karena telah memasuki masa purnabhakti sejak 1 Januari 2026.
Supratman turut menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto mengenai pentingnya perubahan menyeluruh di lini pelayanan publik. Hal ini bertujuan agar masyarakat mendapatkan kepuasan maksimal atas kinerja instansi pemerintah.
Digitalisasi layanan juga menjadi poin krusial yang disoroti oleh Menkum dalam arahannya. Langkah ini dinilai mampu mendorong efisiensi, akuntabilitas, serta transparansi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Menkum berharap pejabat yang dilantik dapat menjadi teladan dalam pengawasan dan pembinaan di lingkungannya masing-masing. Dedikasi tinggi serta prinsip keadilan harus dijunjung dalam menjalankan amanah tersebut.
Agenda ini melibatkan pelantikan dan serah terima jabatan terhadap total 32 pejabat pimpinan tinggi pratama. Seluruh jajaran pegawai Kanwil Kemenkum Papua Barat turut menyaksikan prosesi tersebut secara virtual. (*/red)
