Menteri PPPA: Hari Ibu Wujud Pengakuan Terhadap Eksistensi Perempuan

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com- Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak(PPPA) Bintang Puspayoga roadshow dalam rangkaian Peringatan Hari Ibu di Papua Barat, Sabtu (18/11/2023). Salah satunya agenda dalam road show adalah talk show yang digagas Cendekiawan Perempuan Papua (CPP) di aula Universitas Papua.

Talk show menghadirkan sejumlah komunitas perempuan. Turut pula Pj Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere.

Menteri PPPA Bintang Puspayoga di kesempatan itu berbicara banyak hal tentang perempuan. Ia menyinggung peran aktif perempuan di segala bidang.

Baca juga:  Wujudkan Pelayanan Pertanian, BSIP Papua Barat Gelar Public Hearing

”Peringatan Hari Ibu didasari pergerakan perempuan untuk bangkit dan berorganisasi secara demokrasi. Sehingga esensi peringatan ini sebagai apresiasi kepada perempuan Indonesia. Peringatan Hari Ibu setiap tahunnya menjadi pendorong pemangku kepentingan untuk memberikan perhatian dan pengakuan bagi eksistensi perempuan dalam pembangunan,” bebernya.

Menteri Bintang mengatakan, saat ini perempuan punya eksistensi penting di masyarakat. Namun begitu, perempuan juga dituntut agar mandiri.

Ketua Umum CPP Rosaline Rumaseuw menyambut baik kehadiran Menteri PPPA ke Papua Barat. Menurutnya kehadiran Menteri PPPA menunjukkan perhatian pada kaum ibu dan perempuan di daerah ini.

Baca juga:  Deklarasi Pemilu Damai, Pj Gubernur Ali Baham: Harus Siap Menang Siap Kalah

“Kita bangga karena dalam momentum hari ibu ini, ibu menteri bisa hadir di sini. Ini sebagai bukti adanya kepedulian terhadap perempuan Papua. Dalam momentum ini juga akan dibagikan kacamata dan juga tongkat bagi tunanetra,” ungkapnya.

Pj Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere mengungkapkan Peringatan Hari Ibu merupakan bentuk penghargaan terhadap perjuangan perempuan dari masa ke masa.

Baca juga:  Pj Gubernur Ali Baham Canangkan Penanaman Kembali di Susweni, Panen 3 Bulan ke Depan

“Perempuan Indonesia berperan dalam pembangunan. Pemerintah memberikan perhatian serius terhadap persoalan stunting yang masih kita hadapi. Salah satu upayanya dengan pengolahan pangan lokal kita sehingga masyarakat memiliki banyak piliham soal konsumsinya,” ungkap Pj Gubernur.

Ali Baham juga meminta agar perempuan di Papua Barat tangguh dalam segala bidang mewujudkan kerja nyata bagi Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut juga selain talkshow, dilaksanakan pemeriksaan kesehatan serta pameran olahan pangan lokal.(LP3/Red)

Latest articles

Bupati Ungkap Paradoks Migas di Teluk Bintuni, Desak Realisasi PI 10...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Bupati Teluk Bintuni Yohanis Manibuy mengungkap paradoks sektor migas yang menjadi motor utama perekonomian daerah, tetapi belum sepenuhnya memperkuat fiskal dan...

More like this

Jaga Kesehatan di Usia Senja, Dora Rasakan Manfaat JKN hingga Kenal Prolanis

MANOKWARI, LinkPapua.id – Dora Rumbarar (66), perempuan asal Manokwari, Papua Barat, memanfaatkan program Jaminan...

22 TPA dan TPQ di Manokwari Disiapkan Ikuti FASI 2026

MANOKWARI, Linkpapua.id– Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Manokwari mematangkan persiapan pelaksanaan...

Sambut HUT ke-81 TNI, Kodam XVIII/Kasuari Gelar Fun Run 5 Km, Tembus 4.000 Peserta

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodam...