Jelang Audit BPK, Sekda Papua Barat Minta OPD Segera Setor Laporan Anggaran

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Sekda Papua Barat Ali Baham Temongmere menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk segera menyerahkan laporan penggunaan anggaran tahun anggaran 2025. Instruksi ini dikeluarkan menyusul rencana Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Papua Barat yang dijadwalkan akan segera melakukan audit keuangan pemerintah daerah.

“Kepala BPK telah menyampaikan bahwa akan masuk audit. Saya menegaskan agar OPD segera menyampaikan laporan penggunaan anggaran. Walaupun batas waktunya 31 Maret, saya minta laporan disampaikan lebih awal kepada BPKAD untuk diteruskan ke BPK Perwakilan Papua Barat,” ujar Ali Baham di Kantor Gubernur Papua Barat, Senin (26/1/2026).

Baca juga:  Tim Percepatan Pembangunan Manokwari Terbentuk, Segera Temui Kementerian

Ali Baham berharap percepatan pelaporan ini dapat mendukung Pemprov Papua Barat untuk kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Komitmen seluruh perangkat daerah dinilai vital untuk mewujudkan target Gubernur Dominggus Mandacan tersebut.

Baca juga:  Pameran UMKM Pesparawi XIV Papua Barat Catat Transaksi Rp1,2 Miliar, Jauh Lampaui Target

“Fungsi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan Majelis Tuntutan Perbendaharaan Keuangan Daerah harus dimaksimalkan agar pengelolaan keuangan daerah berjalan tertib dan akuntabel,” tuturnya.

Selain persiapan audit tahun berjalan, Ali Baham juga menyoroti tindak lanjut atas temuan pemeriksaan tahun-tahun sebelumnya, khususnya terkait pengembalian kerugian keuangan daerah. Dia meminta Inspektorat segera menjadwalkan pendampingan bagi ASN yang masih memiliki kewajiban pengembalian agar tidak masuk ke ranah hukum.

Baca juga:  Pengobatan TBC di Papua Barat Baru 49%, Penularan Berpotensi Meningkat

“Kita ingin memastikan ada tanggung jawab yang berkelanjutan dari ASN untuk menyelesaikan kewajiban pengembalian sebelum masuk pada proses hukum,” tegasnya.

Pemprov juga telah menjalin kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU) dengan Kejaksaan Tinggi Papua Barat untuk memperkuat pengawasan. Sinergi ini mencakup koordinasi dan pertukaran informasi terkait penanganan temuan audit maupun laporan masyarakat demi tata kelola yang transparan. (LP14/red)

Latest articles

Festival Kopi Manokwari Diharapkan Dongkrak Perekonomian dan Promosi Produk Lokal

0
MANOKWARI, Linkpapua.id– Festival Kopi yang digelar Komunitas Kopi Manokwari mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari. Kegiatan yang digelar Jumat (7/8/2026) dinilai menjadi langkah...

More like this

Gubernur Dominggus Tinjau RSUP Papua Barat, Pastikan Perbaikan Layanan-Fasilitas Kesehatan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meninjau Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP)...

Legislator Papua Barat Sarlota Matani Dorong Perempuan Berwirausaha, Serahkan Bantuan Rp10 Juta

MANOKWARI, LinkPapua.id – Anggota DPRP Papua Barat Fraksi Otsus Dapil Teluk Wondama, Sarlota Salomina...

Tingkat Pengangguran Terbuka Papua Barat Naik Jadi 4,19 Persen di Mei 2026

MANOKWARI, LinkPapua.id – Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Papua Barat naik menjadi 4,19 persen...