MUI-BNN PB Teken MoU Tangkal Peredaran Narkoba

Published on

MANOKWARI – Badan Narkotika Nasional (BNN) Papua Barat dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Barat menandatangani Memorandum Of Understanding (MoU) untuk meminimalisir peredaran narkoba di Papua Barat. Penandatanganan Mou digelar Sabtu, (17/10/2020) di kantor MUI Papua Barat.

Kepala BNN Papua Barat, Brigjen Pol Monang Situmorang menyampaikan pihaknya akan terus membangun sinergi dengan berbagai stake holders dalam upaya memberantas penyalahgunaan narkoba dan peredaran gelap narkoba di Papua Barat.

“BNN Papua Barat siap bersinergi dalam dengan organisasi maupun stake holders lain dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Jika membutuhkan sosialisasi sampaikan saja ke BNN pasti kami hadir. Peredaran narkoba sudah semakin mengkawatirkan karena di Papua Barat saja bisa mencapai lima ribu orang, Sebagian besar pengguna jenis ganja. Kita ketahui Bersama di agama penggunaan narkoba tidak sesuai porsi pasti dilarang, hamper sama dengan minuman keras. Untuk itu setelah Mou ini masih ada agenda lanjutan nantinya sebagai bentuk sinergitas,”ungkap SItumorang.

Baca juga:  Haris Pertama: KNPI Papua Barat Harus Solid, Tak Boleh Ada Perpecahan

Sementara itu, Ketua MUI Papua Barat, Ahmad Nausrau mengatakan dari sisi agama sudah jelas narkoba sangat dilarang.

Baca juga:  DPA Papua Barat 2026 Belum Diserahkan, Sekda Ali Baham Ungkap Penyebabnya

Dikatakan Ahmad Nasrau, pencegahan dan perang terhadap bahaya narkoba ini harus dikerjasamakan bersama BNNP Papua Barat. MUI juga telah bersepakat bahwa perang terhadap narkoba bukan hanya tugas kepolisian, BNN tapi juga tugas semua pihak, termasuk ulama.

”Dari sudut pandang islam narkoba tidak disebut secara spesifik tetapi masuk dalam kategori menghilangkan akal dan itu dilarang dalam islam. MUI sangat memberikan atensi dalam upaya pencegahan narkoba di Indoensia, sehingga telah dibentuk Gerakan nasional anti narkoba (ganas Annar). Penyalahgunaan narkoba semakin mengkawatirkan, termasuk di Papua Barat. Dalam beberapa tahun terakhir narkoba juga sudah menyasar anak dibawah umur, sehingga perlu menjadi perhatian Bersama,”ungkapnya.

Baca juga:  Gugus Tugas PB: Sekolah Jangan Buru-Buru Terapkan KBM Tatap Muka

Dalam kesempatan itu, Nausrau juga menyuarakan yel-yel anti narkoba, ”Katakan tidak pada narkoba”.

Selain menggelar Mou, dalam kesempatan itu juga dilaksanakan seminar pencegahan dan peredaran narkoba. (LPB3/red)

Latest articles

BKMT Papua Barat Temui Manajemen PELNI di Jakarta, Siapkan Rencana Kerja...

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Pengurus Wilayah (PW) Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Papua Barat menemui manajemen PT PELNI (Persero) untuk membahas rencana kerja sama edukasi...

More like this

BKMT Papua Barat Temui Manajemen PELNI di Jakarta, Siapkan Rencana Kerja Sama Edukasi

JAKARTA, LinkPapua.id – Pengurus Wilayah (PW) Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Papua Barat menemui...

Ketua BKMT Papua Barat Novia Utami Audiensi dengan Menag, Serahkan Proposal Sekretariat

JAKARTA, LinkPapua.id – Ketua Umum PW Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Papua Barat Novia...

Papua Mulai Berperan dalam Kepemimpinan Politik Nasional

FAKFAK, linkpapua.id- Papua mulai menunjukkan peran dalam kepemimpinan politik nasional melalui munculnya sejumlah figur yang...