25.3 C
Manokwari
Minggu, Februari 8, 2026
25.3 C
Manokwari

Search for an article

More

    Musim Hujan Panjang, BPBD Papua Barat Minta Mitigasi Diperketat

    Published on

    MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua Barat meminta seluruh pemerintah kabupaten memperketat mitigasi bencana hidrometeorologi menjelang musim hujan panjang. BPBD menegaskan langkah konkret harus segera disiapkan di setiap daerah.

    “Musim hujan di Papua Barat waktunya panjang. Potensi bencana hidrometeorologi bisa terjadi sejak akhir November hingga Januari-Februari (2026), bahkan bisa berlanjut sampai April. Karena itu, semua harus dipersiapkan lebih awal,” ujar Kepala BPBD Papua Barat, Derek Ampnir, Sabtu (29/11/2025).

    Derek menekankan bahwa bencana terjadi langsung di kabupaten sehingga peran pemerintah daerah sangat penting. Dia meminta bupati memberi perhatian khusus kepada BPBD kabupaten untuk memperkuat koordinasi teknis di lapangan.

    Dia mencontohkan kesiapan Pemkab Manokwari yang telah menggelar apel siaga hidrometeorologi. Menurutnya, kegiatan serupa perlu dilakukan seluruh kabupaten untuk menyatukan kerja OPD, TNI-Polri, relawan, dan stakeholder.

    Derek menjelaskan setiap kabupaten harus segera menetapkan status siaga hidrometeorologi. Kebijakan ini perlu disesuaikan dengan status siaga tingkat provinsi yang sudah ditetapkan lebih dulu.

    “Bupati sudah harus menetapkan status siaga hidrometeorologi dan mengeluarkan eskalasi kebijakan daerah. Semua langkah harus selaras dan berkoordinasi dengan provinsi,” tuturnya.

    Dia menambahkan bahwa bencana hidrometeorologi bersifat slow onset sehingga tanda awalnya harus dipantau serius. Kesiapsiagaan dini dinilai penting untuk meminimalkan risiko.

    Selain pemerintah daerah, masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan. Warga diingatkan menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang memicu longsor dan banjir.

    “Kalau aliran sungai berubah atau tidak seperti biasanya, segera cari tempat yang aman,” sebutnya.

    Dia juga menegaskan pentingnya menjaga kebersihan sungai dan saluran kota. Langkah ini diperlukan agar aliran air tetap lancar saat hujan deras.

    Pemprov Papua Barat berharap risiko bencana dapat ditekan jelang Natal dan tahun baru (Nataru). Periode ini biasanya bertepatan dengan puncak curah hujan di wilayah Papua Barat.

    “Tujuan utama kita adalah melindungi masyarakat dari dampak bencana dan memastikan kesiapsiagaan berjalan baik menjelang Nataru,” tutupnya. (LP14/red)

    Latest articles

    Pamit dari Papua Barat, Irjen Johnny Isir Puji Sinergi TNI-Polri dan...

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Irjen Pol Johnny Eddizon Isir melontarkan pujian mendalam bagi sinergi TNI-Polri dan masyarakat di momen perpisahannya sebagai Kapolda Papua Barat. Kolaborasi...

    More like this

    Pamit dari Papua Barat, Irjen Johnny Isir Puji Sinergi TNI-Polri dan Warga

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Irjen Pol Johnny Eddizon Isir melontarkan pujian mendalam bagi sinergi TNI-Polri...

    HUT Gerindra Ke-18, Lakotani Tegaskan Dampak Nyata di Papua Barat

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Ketua DPD Gerindra Papua Barat Mohamad Lakotani menegaskan kehadiran partai harus...

    HUT Ke-18, Gerindra Papua Barat Beri Bantuan ke Panti Asuhan di Manokwari

    MANOKWARI, LinkPapua.id - DPD Gerindra Papua Barat merayakan hari ulang tahun (HUT) ke-18 partai...
    Exit mobile version