Niat Minta Tumpangan, Pria di Mansel Malah Perkosa dan Rampas HP Pralansia

Published on

MANSEL, LinkPapua.id – Seorang pria di Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, nekat memperkosa wanita pralansia usai diberi tumpangan. Tak hanya itu, pelaku juga merampas handphone milik korban.

Wakapolres AKP Abdullah Tabo membeberkan kronologi kejadian dalam rilis pers yang digelar di aula Mapolres Mansel, Rabu (30/7/2025). Pelaku diketahui bernama Jefri Malaiholo (33), sementara korban adalah perempuan berinisial ASM (53).

Pemerkosaan dan pencurian itu terjadi pada Sabtu (12/7/2025) sekitar pukul 10.30 WIT. Lokasinya berada di Jalan Gunung Botak, Kampung Yekwandi, Distrik Momi Waren, Mansel.

Baca juga:  Lelang Proyek di Manokwari Siap Dimulai, PPK Tiap OPD akan Dibekali Akun

Abdullah mengungkapkan awalnya korban dan pelaku sedang dalam perjalanan dari Distrik Tahota menuju Ransiki. Saat tiba di Jalan Gunung Botak, pelaku beralasan ingin mencuci motor di sungai.

Sesampainya di lokasi, pelaku mengancam korban menggunakan senjata tajam. Dia lalu memperkosa korban dan mencuri satu unit handphone milik korban.

Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi. Laporan ditindaklanjuti Satreskrim Polres Mansel dengan penyelidikan intensif.

Baca juga:  Mantan Bupati Alfons Turun Gunung Antar Yo Join ke KPU

Beberapa hari setelah kejadian, tim berhasil menangkap pelaku. Penangkapan dilakukan usai pelaku kembali ke Manokwari.

Berdasarkan hasil visum nomor 800/368/RSUDEW/VII/2025 tertanggal 12 Juli 2025, ditemukan tanda-tanda persetubuhan pada tubuh korban. Barang bukti berupa HP korban dan pakaian yang dikenakan saat kejadian turut diamankan.

“Pasal yang dikenakan terhadap tersangka adalah Pasal 285 KUHP tentang Pemerkosaan dan Pasal 365 tentang Pencurian dengan Kekerasan, dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun penjara,” ujar Abdullah.

Baca juga:  Kunjungi Polres Mansel, Ombusman Beri Penilaian Pelayanan Publik

Polisi menyebut Jefri adalah residivis kasus berbeda. Pelaku juga merupakan buronan Resmob Polres Manokwari atas kasus perampasan kendaraan.

Pelaku sempat berniat melarikan diri ke Teluk Wondama namun gagal. Dia akhirnya kembali ke Manokwari dan sempat ditolong oleh korban yang memberikan tumpangan dari camp perusahaan kayu di Tahota.

“Karena tidak bisa menahan hawa nafsu, tersangka kemudian melakukan pemerkosaan terhadap korban,” katanya. (*/red)

Latest articles

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, PDRB Tembus Rp21.113,16 Miliar

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Papua Barat tumbuh 3,41 persen secara tahunan (year on year/y-on-y) pada triwulan II 2026. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB)...

More like this

Peringati HUT ke-78 Polwan, Polda Papua Barat Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat Lewat Aksi Sosial

MANOKWARI, Linkpapua.id-Dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia...

Lima Program CSR Pertamina Patra Niaga Papua Maluku Diakui di ISRA 2026

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku berhasil memborong 5 penghargaan dalam ajang Indonesia...

Festival Kopi Manokwari Diharapkan Dongkrak Perekonomian dan Promosi Produk Lokal

MANOKWARI, Linkpapua.id– Festival Kopi yang digelar Komunitas Kopi Manokwari mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten...