OJK Edukasi 219 Ribu Warga Papua Barat dan PBD, Perkuat Literasi Keuangan-Pelindungan Konsumen

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua Barat dan Papua Barat Daya (PBD) mengedukasi lebih dari 219 ribu warga hingga Mei 2026 untuk memperkuat literasi keuangan dan pelindungan konsumen. Program tersebut dijalankan melalui Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan).

“Melalui edukasi yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan semakin cakap mengelola keuangan, mampu memilih produk dan layanan jasa keuangan sesuai kebutuhan, serta dapat mengenali berbagai bentuk penipuan di sektor keuangan,” ujar Kepala OJK Papua Barat dan Papua Barat Daya Budi Rahman dalam journalist update di Manokwari, Selasa (30/6/2026).

Baca juga:  OJK: ‎Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,41 Persen, Harus Berdampak ke Masyarakat

Hingga Mei 2026, OJK telah melaksanakan 57 kegiatan edukasi keuangan yang menjangkau lebih dari 219 ribu peserta. Sasaran edukasi meliputi pelajar, mahasiswa, pelaku UMKM, perempuan, petani, nelayan, aparatur pemerintah, komunitas, hingga masyarakat di wilayah 3T.

Baca juga:  Hari Rimbawan ke-40, Besok Aksi Tanam Pohon di Kantor Gubernur Papua Barat

Selain memperluas edukasi, OJK juga memberikan 151 layanan kepada masyarakat hingga Mei 2026. Layanan tersebut meliputi penanganan pengaduan, pemberian informasi, serta penerimaan informasi terkait sektor jasa keuangan.

Pemanfaatan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) juga terus meningkat sepanjang Januari hingga Mei 2026. OJK melayani 2.665 permohonan Informasi Debitur selama periode tersebut.

Budi menilai tingginya penggunaan layanan SLIK menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat memanfaatkan layanan resmi sebelum mengambil keputusan keuangan. Kondisi itu dinilai dapat meminimalkan risiko dalam mengakses pembiayaan maupun melakukan transaksi keuangan.

Baca juga:  Pj Gubernur Papua Barat Pimpin Rakor Terkait Serangkaian Insiden di Fakfak

Ke depan, OJK berkomitmen memperluas literasi dan inklusi keuangan di Papua Barat dan Papua Barat Daya. OJK juga akan memperkuat pelindungan konsumen agar masyarakat terhindar dari investasi ilegal, pinjaman online ilegal, dan berbagai kejahatan keuangan berbasis digital. (LP14/red)

Latest articles

Polisi MA Divonis Bersalah Kasus Kekerasan Seksual Ajukan Banding di PN...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Polisi berinisial MA mengajukan banding atas vonis 7 tahun penjara dalam perkara Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) di Pengadilan Negeri (PN)...

More like this

RTRW Laut Belum Tuntas, Perairan Papua Barat Dibayangi Kapal Pelanggar

MANOKWARI, LinkPapua.id – Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) laut Papua Barat belum tuntas sehingga...

‎Gerakan Tanam Padi Prafi Target 634 Hektare, Pemprov Papua Barat: Jangan Berhenti di Luas Tanam

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mendorong Gerakan Tanam Padi PM-AAS di...

‎RZWP-3-K Papua Barat Disusun Ulang, Gubernur Ingatkan Potensi Konflik Ruang Pesisir

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyusun ulang dokumen Rencana Zonasi Wilayah...