Pangdam XVIII/Kasuari Bersilaturahmi dengan pengurus MUI Papua Barat dan Pimpinan Ormas Islam

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru didampingi Kasdam dan unsur pimpinan TNI lainnya melakukan silaturahmi dengan pimpinan dan pengurus MUI Papua Barat, pimpinan ormas islam tingkat Kabupaten dan Provinsi Papua Barat. Silaturahmi tersebut digelar di kantor MUI Papua Barat pada Selasa (21/10/2025).

Dr. H. Mulyadi.Djaya, MSi selaku ketua MUI Papua Barat pada kesempatan itu menyampaikan keberadaan MUI PB telah berlangsung selama periode 15 tahun. Saat ini MUI PB digawangi oleh 83 org pengurus terdiri dari dewan pimpinan dan harian, komisi dan lembaga-lembaga.

Baca juga:  Pelatih Timnas Argentina: Tidak Mudah Melawan Indonesia, Lanjutkan!

MUI sebagai tempat kumpulnya para ulama memiliki tujuan dan fungsi yaitu pembinaan kepada umat dalam hal hubungan keagamaan, sosial, fatwa-fatwa terhadap permasalahan umat dan lainnya terkait keummatan. MUI dan ormas-ormas islam selalu bekerjasama dengan umaro yaitu pemerintah termasuk TNI. Ketua MUI PB menyampaikan terimakasih atas silaturahmi  dan berharap ke depannya kerjasama ulama dan TNI berjalan dgn baik terutama mengedepankan nilai-nilai kebangsaan di PB agar damai dan sejahtera.

Baca juga:  Papua Barat Alami Silpa Rp1 Triliun Lebih pada Perubahan APBD 2022

Sementara itu, Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru menyampaikan bahwasanya akan dijumpai permasalahan-permasalahan di setiap provinsi pada setiap  program-program pemerintah, sehingga diperlukan kerjasama dengan semua unsur.

“Seperti halnya program ketahanan pangan yang dilaksanakan oleh TNI berupa pendampingan kepada masyarakat, ke depannya akan dilakukan kolaborasi dengam universitas-universitas yang ada di Papua Barat terutama yang terkait dgn pertanian dan juga kerjasama dengan MUI Papua Barat itu sendiri,”ungkap Pangdam.

Baca juga:  Bupati Apresiasi Peran Ikaswara di Manokwari Dalam Momentum Harlah ke 17 Tahun

Dalam hal dakwah islam di Papua Barat, telah dilakukan pembinaan keagamaan terhadap prajurit, sedangkan kepada masyarakat dilakukan koordinasi dengan lembaga-lembaga keagamaan.  Misalnya untuk dakwah islam, telah dilaksanakan kolaborasi melalui masjid Kodam beberapa pendakwah  berasal dari MUI PB. Peran TNI juga dapat terlihat melalui kerjasama pada hari-hari keagamaan, kerjasama dgn Baznas,  panti asuhan, dan lain-lain.(LP3/Red)

Latest articles

DPRP Papua Barat Dorong Perda Pemekaran Distrik, Syarat 10 Kampung Dinilai...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – DPRP Papua Barat mendorong penyusunan peraturan daerah (Perda) tentang pemekaran distrik untuk mengakomodasi kondisi geografis dan kebutuhan pelayanan masyarakat. Dorongan ini...

More like this

DPRP Papua Barat Dorong Perda Pemekaran Distrik, Syarat 10 Kampung Dinilai Memberatkan

MANOKWARI, LinkPapua.id – DPRP Papua Barat mendorong penyusunan peraturan daerah (Perda) tentang pemekaran distrik...

DPRP Ingatkan Pemekaran DOB Pegunungan Meiyakh-Puncak Arfak Tak Sekadar Aspirasi, 10 Distrik Harus Disiapkan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ketua DPRP Papua Barat, Orgenes Wonggor, mengingatkan rencana pembentukan Daerah Otonomi...

Musprov PORDI Papua Barat Jadi Momentum Regenerasi Kepemimpinan, Haryono Calon Tunggal Ketua

MANOKWARI, Linkpapua.id – Pengurus Provinsi Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Papua Barat menggelar Musyawarah...