Pedagang Pasar Sanggeng Mengadu ke Dewan, Keluhkan Keamanan Pasar

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.id- DPRK Manokwari menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Asosiasi Pedagang Pasar Sanggeng serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Manokwari berkaitan dengan pengelolaan pasar Sanggeng yang baru. Dalam RDP yang digelar Kamis (22/1/2026) di kantor DPRK Manokwari tersebut, para pedagang mengeluhkan masih adanya oknum-oknum yang mengklaim kepemilikan lapak.

Namun dalam RDP tersebut tidak berlangsung lama karena perwakilan yang hadir belum mewakili seluruh unsur pedagang. Selain itu Asosiasi yang mengatasnamakan pedagang pasar dianggap belum memiliki legalitas.

Baca juga:  Menteri ESDM Hadiri HUT Ke-22 Teluk Bintuni, Janjikan Tambahan Dana Bagi Hasil Migas

“Kita harapkan perwakilan semua pedagang bisa hadir disini, tetapi saya melihat tidak ada keterwakilan pedagang Papua,” ujar Ketua Fraksi PDI-Perjuangan DPRK Manokwari Serge Nuham.
Sebelum diskors, salah satu perwakilan pedagang Hamka Ismail sempat menyampaikan pedagang selama ini merasa tidak ada jaminan keamanan bagi pedagang untuk berjualan.

Baca juga:  Pertina PB Harap Baransano Boxing Cup Bangkitkan Kejayaan Tinju Manokwari

” Masih banyak pedagang tidak berjualan didalam pasar karena ada yang memungut pembayaran pada lapak-lapak yang digunakan pedagang. Termasuk juga mengkaliam lapak milik pribadi. Kondisi ini tentu sangat tidak nyaman,”bebernya.

Sementara itu Plh Kepala Dinas Perindustriaan dan Perdagangan Manokwari Yahya Maabuat Dalam penyampaian mengatakan untuk pengamanan pihakknya sudah bekerjasama dengan 8 anggota TNI yang dalam melakukan pengamanan terbagi menjadi 2 shift.

Baca juga:  Kapolri: Perwira Baru Harus Terus Adaptif Demi Kesiapan Hadapi Berbagai Tantangan

“Sebenarnya sudah aman karena sejak Desember kemarin sudah dijaga anggota TNI. Sehingga saya juga tidak mengetahui kenapa masih dianggap tidak aman,”jelas dia.

Sementara itu, anggota DPRK Manokwari Norman Tambunan menilai OPD terkait tidak mampu memberikan rasa aman para pedagang. Padahal seharusnya itu bisa diselesaikan secara internal. Dari RDP yang berlangsung sekitar 1 jam tersebut disepakati untuk diskors dan akan dilakukan penjadwalan ulang.(LP3/Red)

Latest articles

Legislator DPR RI Obet Rumbruren Sosialisasi Program MBG di Manokwari, Soroti...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Anggota Komisi IX DPR RI Obet A Rumbruren menyosialisasikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada masyarakat di Kabupaten Manokwari, Papua Barat....

More like this

Legislator DPR RI Obet Rumbruren Sosialisasi Program MBG di Manokwari, Soroti Logistik 

MANOKWARI, LinkPapua.id - Anggota Komisi IX DPR RI Obet A Rumbruren menyosialisasikan program Makan...

HUT Pattimura ke-209 di Manokwari, Hermus Tekankan Semangat Kebangsaan

‎MANOKWARI, Linkpapua.id – Bupati Manokwari Hermus Indou menyebut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-209...

TMMD Ke-128 Kodim 1801/Manokwari Kebut Renovasi SD Inpres 62 Asai

MANOKWARI, Linkpapua.id— Renovasi SD Inpres 62 Asai dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)...