MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari, Papua Barat, menyalurkan bantuan modal usaha senilai Rp500 juta kepada 200 mama-mama Papua untuk mendorong kemandirian ekonomi perempuan. Dana stimulan tersebut diberikan bagi mereka yang telah menyelesaikan pelatihan inovasi olahan pinang dan nanas sebagai modal awal memulai usaha mikro.
“Bantuan modal usaha ini harus digunakan sesuai amanahnya, yakni untuk memulai dan membangun usaha olahan pinang dan nanas. Jangan digunakan untuk keperluan lain,” ujar Bupati Manokwari, Hermus Indou, saat menyerahkan bantuan di Kantor Bupati Manokwari, Selasa (30/12/2025).
Hermus menjelaskan bahwa pemberian modal ini merupakan bagian dari penguatan kapasitas masyarakat melalui sektor UMKM. Pemkab Manokwari berkomitmen agar mama-mama Papua mampu menciptakan produk bernilai tambah untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Pelatihan yang telah diikuti merupakan bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia (software), sementara bantuan modal usaha yang diberikan menjadi stimulan (hardware) untuk memulai usaha secara nyata,” jelasnya.
Bupati juga menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan dari perangkat daerah terkait. Ia tidak ingin bantuan ini habis begitu saja tanpa ada unit usaha mandiri yang terbentuk di masyarakat.
“Harus terus dilakukan pendampingan dan evaluasi, sehingga mama-mama Papua penerima bantuan benar-benar memulai usaha dan ke depan dapat mandiri,” imbuh Hermus.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Manokwari, Febelina Indou, memastikan pihaknya akan turun langsung mengawasi penggunaan dana tersebut. Pengawasan dilakukan untuk menjamin bantuan modal benar-benar dipakai untuk memproduksi olahan kreatif.
“Evaluasi dilakukan dengan cara meninjau langsung tempat usaha, termasuk kunjungan secara diam-diam, untuk memastikan bantuan benar-benar digunakan untuk memulai usaha,” tuturnya.
Dia menambahkan bahwa para peserta nantinya akan terus dibimbing hingga mampu menghasilkan produk dengan kemasan yang menarik. Inovasi olahan seperti puding pinang dan jus nanas diharapkan menjadi ciri khas produk mama-mama Papua.
“Tetap semangat, karena harapan itu akan menjadi motivasi bagi kita untuk terus melangkah,” ucapnya.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan, Seri Paga, merincikan bahwa setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp2,5 juta. Dana tersebut bersumber dari alokasi dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun anggaran 2025.
“Bantuan tersebut ditransfer langsung ke rekening masing-masing penerima dengan total anggaran yang disalurkan mencapai Rp500 juta,” bebernya. (*/red)
