Pemprov Papua Barat Buka Ruang Dialog Usai Serapan Dana Otsus Minim Tuai Kritikan

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat membuka ruang dialog dengan mahasiswa usai sorotan terhadap rendahnya serapan Dana Otonomi Khusus (Otsus). Pemprov menegaskan siap menerima aspirasi dengan syarat penyampaian dilakukan secara tertib.

“Kami akan terima mereka yang ingin menyampaikan aspirasi asalkan sesuai mekanisme, aman dan tidak anarkis,” ujar Asisten II Setda Papua Barat Melkias Werinussa usai memimpin apel gabungan di Kantor Gubernur, Senin (17/11/2025).

Baca juga:  TNI-Polri Ingatkan Bahaya Penggunaan Senpi-Handak: Ancamannya Hukuman Mati!   

Serapan Dana Otsus Papua Barat hingga September 2025 tercatat masih di bawah 50 persen. Kondisi itu mendorong sejumlah mahasiswa berencana menggelar demonstrasi di Kantor Gubernur Papua Barat.

Werinussa menyebut Pemprov siap menjelaskan penyebab keterlambatan serapan anggaran otsus. Dia mengatakan hambatan terjadi karena adanya perubahan penetapan dokumen.

Baca juga:  Waterpauw Tanggapi Dukungan Jadi Ketua Golkar Papua Barat: Saya Siap!

Aturan baru penyaluran dana otsus kini mewajibkan dokumen persyaratan yang lebih ketat. Ketentuan itu tertuang dalam PMK Nomor 33 Tahun 2024 yang ditujukan untuk meningkatkan transparansi dan pengawasan.

“Proses pencairan Dana Otsus membutuhkan sejumlah syarat dan syarat itu harus terpenuhi semua seperti dokumen rencana anggaran program (RAP) otsus perubahan, dokumen realisasi dana otsus tahap sebelumnya. Kami sudah meminta untuk proses administrasi dipermudah sehingga serapan dananya juga lebih cepat,” bebernya.

Baca juga:  Wabup Raja Ampat Sambut Mahasiswa KKN UNAMIN dan UGM, Harap Bantu Pembangunan SDM

Werinussa menegaskan syarat pencairan dana otsus merupakan bagian dari proses administrasi negara. Dia mengatakan Pemprov tidak bisa melakukan perubahan anggaran jika dokumennya belum selesai.

“Dan ini bukan hanya pemerintah provinsi Papua Barat namun secara nasional juga terhambat,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

OJK Dukung Kepastian Hukum Penanganan Kredit Macet di Bank

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan pentingnya kepastian hukum dalam penanganan kredit macet di sektor perbankan. Kepastian hukum dinilai perlu untuk mendukung...

More like this

Kodim 1801/Manokwari Gandeng Insan Pers Kawal Program Pemerintah untuk Kesejahteraan Masyarakat

MANOKWARI, Linkpapua.id-Kodim 1801/Manokwari memperkuat kemitraan dengan insan pers di Kabupaten Manokwari melalui pertemuan bersama...

DPRK Manokwari Tampung Aspirasi Sekolah Saat Monitoring LKPJ Bupati 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – Pelaksanaan monitoring Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Manokwari Tahun 2025 turut...

Komisi IV DPRK Manokwari Monitoring Pengadaan Meubelair Sekolah dalam LKPJ Bupati Tahun 2025

MANOKWARI, Linkpapua.id – Komisi IV DPRK Manokwari melakukan monitoring lapangan terhadap program Dinas Pendidikan...