Pemprov Papua Barat Dukung Inisiatif Warga Kembangkan Pantai Amban Tanjung Pepaya

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mendukung inisiatif warga mengembangkan kawasan wisata Pantai Amban Tanjung Pepaya di Kabupaten Manokwari. Dukungan diberikan melalui bantuan anggaran serta barang dan jasa untuk menunjang kegiatan festival di kawasan tersebut.

“Dukungan kami selain dukungan anggaran, kami juga mendukung barang dan jasa seperti sound system, genset, kemudian juga ada sedikit uang. Totalnya sekitar Rp100 juta,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Papua Barat Jafar Werfete saat ditemui di sela Festival Pantai Amban Tanjung Pepaya, Senin (24/8/2026).

Jafar mengatakan dukungan tersebut diberikan setelah masyarakat setempat memiliki inisiatif untuk mengembangkan potensi wisata. Menurutnya, keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam pengembangan destinasi wisata.

Festival Pantai Amban Tanjung Pepaya digelar sebagai bentuk inisiatif masyarakat sekitar untuk memperkenalkan potensi kawasan tersebut. Pemprov Papua Barat turut memberikan dukungan dalam bentuk barang dan jasa serta anggaran.

“Yang paling penting sekali itu memang inisiatif lokal. Pemerintah tidak mungkin datang kemudian meminta orang membuat event, festival, desa wisata atau mengelola daya tarik kalau belum ada inisiatif lokal mereka sendiri,” katanya.

Dia menjelaskan pemerintah akan memberikan dukungan ketika masyarakat mulai bergerak mengembangkan potensi wisata di wilayahnya. Dukungan tersebut disesuaikan dengan tahapan pengembangan destinasi.

“Pemerintah provinsi sebetulnya yang punya masyarakat langsung itu kabupaten. Rintisan-rintisan itu menjadi tanggung jawab kabupaten. Nanti intervensi provinsi ada pada tahapan-tahapan pengembangan. Istilahnya kita hanya mengintervensi untuk naik kelasnya,” jelasnya.

Jafar menambahkan masyarakat juga telah menunjukkan kesiapan untuk mendukung pengembangan kawasan Pantai Amban Tanjung Pepaya. Masyarakat bahkan bersedia membuka akses dan menyediakan lahan untuk pembangunan fasilitas umum.

“Mereka sekarang bersedia pantainya mau dikembangkan dan bahkan akses jalan ini juga sudah diberikan pengeluasannya untuk pemerintah kalau mau dibangun, dikembangkan menjadi fasilitas-fasilitas umum juga disediakan mereka,” ucapnya.

Menurut Jafar, keterlibatan kepala suku sekaligus Pelaksana Ketua Dewan Adat dalam mengorganisir masyarakat menjadi sinyal positif bagi pengembangan kawasan wisata tersebut. Dia berharap inisiatif serupa dapat muncul di wilayah lain di Papua Barat.

Pengembangan wisata berbasis masyarakat dinilai lebih berkelanjutan apabila tumbuh dari kesadaran warga setempat. Pemerintah kemudian dapat memperkuatnya melalui dukungan sesuai kewenangan masing-masing. (LP14/red)

Latest articles

Wabup Mugiyono Buka KKST Cup II, Tekankan Sportivitas dan Persaudaraan

0
MANOKWARI, Linkpapua.id- Turnamen Futsal Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST) Cup II di Manokwari yang dimulai Rabu (28/10/2026) menjadi ajang untuk mempererat kebersamaan pemuda sekaligus...

More like this

Pawai Budaya HUT Ke-27 Papua Barat, Dominggus: Keragaman Adat Jadi Perekat Persatuan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan mengajak masyarakat menjaga kerukunan dan persatuan...

Filep Wamafma Dilantik sebagai Ketua APTISI Papua Barat 2026–2031

MANOKWARI, Linkpapua.id – Filep Wamafma resmi dilantik sebagai Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia...

Hati-Hati! Beredar Ajakan Grup WA-Permintaan Uang Catut BGN di Papua

JAYAPURA, LinkPapua.id – Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Papua Raya mengingatkan masyarakat agar mewaspadai...