25.9 C
Manokwari
Sabtu, Maret 28, 2026
25.9 C
Manokwari

Search for an article

More

    Pertamina Patra Niaga Ajak Murid PAUD di Laha Ambon Sulap Sampah Jadi Karya Ecoprint

    Published on

    AMBON, LinkPapua.id – Pertamina Patra Niaga melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Pattimura menggandeng PAUD Sadar Lingkungan untuk mengedukasi anak usia dini di Dusun Wailawa, Negeri Laha, Kota Ambon, Maluku. Kegiatan bertajuk Darling Recycle Creative Day ini menyulap limbah menjadi karya seni bernilai estetik.

    “Kami berharap kegiatan ini dapat membangun kesadaran lingkungan sejak dini serta mendorong PAUD Sadar Lingkungan menjadi contoh bagi institusi pendidikan lain dalam mengimplementasikan edukasi daur ulang sampah secara kreatif, aplikatif, dan berkelanjutan,” ujar AFT Manager AFT Pattimura, Febri Nur Faizin, dalam keterangannya, Minggu (8/2/2026).

    Febri menegaskan program ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan. Pihaknya berupaya menanamkan kepedulian terhadap alam lewat metode yang menyenangkan bagi anak-anak.

    “Darling Recycle Creative Day tidak hanya melatih kreativitas anak, tetapi juga mengasah motorik halus serta memperkuat interaksi positif antara anak dan orang tua melalui kegiatan kolaboratif,” jelas Kepala Sekolah PAUD Sadar Lingkungan, Santi Sainyakit.

    Santi menjelaskan teknik yang diajarkan adalah ecoprint pounding atau teknik pukul menggunakan dedaunan dan bunga alami. Sebanyak 50 murid terlihat antusias memindahkan pigmen warna ke media kain perca menggunakan palu kayu.

    “Kami membiasakan anak-anak untuk memilah dan mendaur ulang sampah dalam aktivitas sehari-hari sebagai bagian dari pembentukan karakter peduli lingkungan,” ungkap guru PAUD setempat, Nilci Angelica.

    Nilci menyebut kurikulum sekolah memang sengaja dirancang untuk menciptakan generasi yang cinta lingkungan secara berkelanjutan. Selain anak-anak, sebanyak 45 orang tua turut hadir mendampingi agar nilai-nilai daur ulang ini juga diterapkan di lingkungan rumah.

    “Pendekatan belajar langsung seperti ini membuat anak-anak lebih antusias dan mudah memahami pentingnya menjaga lingkungan,” pungkas salah satu orang tua murid, Hasni Sidik.

    Hasni mengapresiasi metode belajar di luar kelas yang dianggap lebih efektif dibandingkan sekadar teori. Kegiatan ini diakhiri dengan proses penguncian warna menggunakan larutan tawas agar karya seni buatan anak-anak tersebut tetap awet. (*/red)

    Latest articles

    Sinergi BPH Migas, DEN dan Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan BBM...

    0
    SORONG, Linkpapua.id- Pertamina Patra Niaga bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) dan Dewan Energi Nasional (DEN) memastikan dan mengecek langsung...

    More like this

    Massa Blokade Jalan, Tuntut Pelaku Tabrak Lari di Wondama Diproses Hukum

    WASIOR, Linkpapua.com- Keluarga YA, korban meninggal dunia setelah ditabrak oknum anggota Polres Teluk Wondama,...

    Anggota DPR RI Tegaskan Bakal Awasi Ketat Dapur Makan Bergizi di Manokwari

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Komisi IX DPR RI memastikan akan melakukan pengawasan ketat terhadap operasional...

    Polda Papua Barat Siagakan 909 Personel-25 Pos Amankan Idulfitri 2026

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Polda Papua Barat mengerahkan ratusan personel untuk mengamankan jalannya perayaan Idulfitri...
    Exit mobile version