Pj Sekda PB Minta ‘Kebun Inflasi’ di Susweni Dikontrol Hingga Tiba Panen

Published on

MANOKWARI,Linkpapua.com – Pj Sekda Papua Barat Yacob Fonataban mengatakan, isu inflasi masih menjadi program prioritas pemerintah daerah. Salah satu i intervensi yang ditempuh adalah menghidupkan kembali lahan pemprov di Susweni.

“Lahan di Susweni sudah kita tanami. Itu harus terus dikontrol. Kita harapkan nanti panennya bisa memberi efek pada kebutuhan pangan,” ujar Yacob saat memimpin apel gabungan ASN di Kantor Gubernur Papua Barat, Jumat (26/7/2024).

Menurut Yacob, hasil panen dari kebun Susweni bisa diambil. Baik oleh ASN pemprov maupun masyarakat sekitar yang membutuhkan.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Mulai Persiapan Jelang HUT Kemerdekaan ke-79

“Bahkan jika hasilnya masih cukup kita kita intervensi pasar dengan menyalurkan kepada pedagang pengumpul agar nantinya masyarakat membeli hasil tersebut dari mereka,” jelasnya.

Selanjutnya Yacob juga menyoroti soal pemeriksaan BPK. Ia mengingatkan bahwa batas waktu penyelesaian laporan hingga 28 Juli.

Diharapkan, Inspektorat membantu mengecek OPD-OPD untuk melengkapi dokumen yang masih kurang. Yacob mengatakan, OPD harus bisa menyelesaikan dokumen sebelum batas waktu.

Baca juga:  Gedung GPKI Lahairoy Didohu Kelar Setelah 7 Tahun, Wonggor Apresiasi Perjuangan Jemaat

“Diharapkan waktu yang tersisa 3 hari ini dimanfaatkan OPD untuk melengkapi dokumen yang masih kurang,” pinta Yacob.

Yacob juga menyampaikan beberapa arahan terkait persiapan upacara hari kemerdekaan Republik Indonesia 17 Agustus mendatang. Kata dia, sesuai dengan keputusan yang disampaikan oleh Pj Gubernur Papua Barat All Baham Temongmere, upacara kemerdekaan akan dilaksanakan di Kantor Gubernur PB.

Baca juga:  Wanti-wanti Dance Sangkek ke Kepala BPKAD: PAD Sisa Rp100 M, Kelola dengan Baik!

“Kepada ASN dan honorer sudah harus memulai persiapan terkait apakah nanti akan diadakan lomba-lomba. Persiapan juga meliputi perlu adanya penambahan beberapa sarana pendukung seperti tenda, umbul-umbul serta adanya penambahan tinggi tiang bendera,” kata Yacob.

“Sesuai dengan standar aturan upacara kemerdekaan tiang bendera seharusnya 17 meter dan kita punya tiang bendera ini baru 10 meter. Maka, kita menyesuaikan,” tambah dia. (LP14/red)

Latest articles

Realisasi TKD 72 Persen, Wabup Bintuni Minta OPD Tuntaskan Program

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta organisasi perangkat daerah (OPD) segera menuntaskan program yang anggarannya telah tersedia. Permintaan...

More like this

HUT Lalu Lintas ke-71, Kapolda Papare Tekankan Polisi Harus Jadi Teladan Tertib Berlalu Lintas

MANOKWARI, Linkpapua.id– Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Lalu Lintas ke-71, jajaran Direktorat Lalu Lintas...

Pemprov Papua Barat Petakan Potensi Investasi, OAP Harus Jadi Pelaku Ekonomi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mematangkan peta potensi investasi daerah melalui...

Masyarakat Adat Sebyar Sentil 17 Tahun Aktivitas BP Tangguh: Pergi Saja Kalau Tak Ada Kontribusi!

MANOKWARI, LinkPapua.id – Masyarakat adat Sebyar menuntut kejelasan manfaat ekonomi dari aktivitas migas BP...