Polres Manokwari siap kawal Pilkada Sehat

Published on

Manokwari- Kepolisian Resor Manokwari, akan mengawal penerapan protokol kesehatan untuk mewujudkan Pilkada sehat di daerah tersebut.

Kapolres Manokwari, AKBP Dadang Kurniawan telah menyerahkan maksimal Kapolri Jenderal Polisi Idham Asis kepada dua calon bupati dan wakil bupati (cabup-cawabup) yang akan bertarung di daerah tersebut pada Kamis (24/9)

“Maklumat bapak Kapolri, baik penyelenggara pemilu maupun peserta dan tim suksesnya wajib taat terhadap protokol kesehatan. Dalam seluruh tahapan Pilkada, semua wajib mematuhi aturan,” ucap Kapolres di Manokwari, Kamis.

Baca juga:  Turnamen Sepak Bola HUT Kota Manokwari, Hermus Serukan Junjung Sportivitas

Nanang menjelaskan bahwa maklumat Kapolri di keluarkan untuk mendukung instruksi pemerintah dalam mencegah penularan COVID-19 ditengah pandemi. Selain itu Polri pun mendukung penerapan peraturan KPU nomor 13 tahun 2020.

“Di PKPU nomor 13 diatur tentang pembatasan jumlah orang dalam setiap kegiatan atau tahapan Pilkada. Kita semua harus patuh, KPU, Bawaslu termasuk kandidat serta tim suksesnya,” katanya menjelaskan.

Saat ini Polres Manokwari bersama Pemkab Manokwari sedang menggelar operasi Yustisi. Operasi ini dilakukan untuk mendorong masyarakat agar disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga:  Proses Hukum Berlanjut, Lima Oknum Anggota Polresta Manokwari Ditahan atas Kasus Penganiayaan

“Untuk operasi Yustisi, ditahap awal ini kami masih melakukan sosialiasasi. Setelah sosialisasi nanti akan ada penindakan jika ada ketentuan KPU yang dilanggar,” katanya.

Kapolres mengutarakan, pada operasi ini pihaknya telah menyiapkan personil yang akan bekerja secara mobil dan stasioner. Ke depan tindakan tegas akan dilakukan jika ada yang melanggar.

“Untuk saat ini tindakan kita baru sekadar pencatatan nama. Misalnya ada yang kedapatan tidak mengenakan masker di tempat publik personil akan mencatat namanya,” ujarnya.

Baca juga:  Obet Rumbruren Optimistis Program MBG akan Jangkau Pelosok Papua Barat

Pada tahapan kampanye dari 26 September hingga 5 Desember Polres Manokwari akan bekerja sama dengan Bawaslu. Pembubaran massa bisa dilakukan jika ada kandidat yang bandel.

“Tapi itu nanti tidak serta merta, akan ada prosesnya. Kita akan mulai dengan pendekatan persuasif jika masih berlangsung maka tindakan yang tegas akan kita tempuh,” sebutnya. (LPB1/red)

Latest articles

Rektor IHTP: Otsus Papua Harus Jadi Instrumen Perlindungan Orang Asli Papua,...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Otonomi Khusus (Otsus) Papua tidak dapat dipandang semata sebagai kebijakan transfer anggaran, tetapi merupakan instrumen politik dan pembangunan yang dirancang untuk...

More like this

Pemkab Manokwari Siapkan Sejumlah Proyek Infrastruktur Topang Mobilitas Masyarakat

MANOKWARI, Linkpapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari merencanakan sejumlah pembangunan infrastruktur di berbagai wilayah...

Pemkab Manokwari Tingkatkan Akses Warmomi, Gedi Merah, dan Weluri Lewat Pembangunan Jalan

MANOKWARI, Linkpapua.id – Pemerintah Kabupaten Manokwari mulai merealisasikan salah satu komitmennya dalam meningkatkan infrastruktur...

Bupati Hermus Dorong Reformasi MBG di Manokwari, SPPG Berbasis Sekolah Jadi Prioritas

MANOKWARI, Linkpapua.id – Bupati Manokwari Hermus Indou mendorong reformasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis...