Prof Dr Robert KR Hammar Resmi Dilantik Sebagai Rektor UNCRI

Published on

MANOKWARI, linkpapua.com- Prof Dr Robert KR Hammar, M.Hum, CLA resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Caritas Indonesia (UNCRI). Robert Hammar dilantik oleh Ketua Yayasan Caritas Indonesia Jonas Hindom, Sabtu (3/8/2024) di salah satu hotel di Manokwari.

Usai dilantik, Robert Hammar langsung mengukuhkan Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Sains dan Teknologi UNCRI periode 2024-2028.

Dalam sambutannya, Robert Hammar mengatakan UNCRI merupakan pengembangan dari dua sekolah tinggi, yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Hukum dan Sekolah Tinggi Ekonomi. Ia menyampaikan dalam perkembangan manajer universitas, dua fakultas baik itu Fakultas Ekonomi maupun Hukum tidak cukup untuk memenuhi syarat menjadi universitas.

“Dengan demikian harus ada penambahan tiga program studi di antaranya Fakultas Sains dan Teknologi, Prodi sains kelautan, ilmu lingkungan dan rekayasa kehutanan,” jelas Roberth Hammar.

Sementara untuk pejabat yang baru dilantik baik itu dari rektor sampai dengan para staf baru harus melakukan konsolidasi 5 program studi untuk memenuhi standar akreditas awal. Dan untuk standar akreditas sedang dilaksanakan dan batas waktu menurut Permendikbud No 3 Tahun 2023 itu tanggal 16 Agustus 2024 ini.

“Jadi sudah hampir 6 bulan kami siapkan. Ini harus segera kami submit ke BAN PT untuk dilakukan penilaian terhadap akreditasi institusi. Tentu hal yang sama dengan 5 program studi terutama Hukum dan Ekonomi itu tahun 2026 kami harus melakukan re-akreditasi,“ jelas Roberth Hammar.

Ia menjelaskan mengenai hal yang harus dilakukan untuk dapat memenuhi standar-standar seperti dosen-dosen yang berada di UNCRI harus memenuhi syarat yaitu bergelar doktor. Kemudian doktor harus punya pangkat paling rendah lector dan harus lector kepala dan guru besar.

“Untuk sementara ini kami punya sekitar lima doktor, dan masih ada sekitar 16 doktor, mudah-mudahan di tahun ini beberapa dosen bisa menyelesaikan kedoktorannya sehingga pada 2025 atau ke 2026 kita sudah bisa membuka program studi yang baru yaitu S2 Hukum dan S2 Manajemen dengan memilih doktor yang nanti lebih dari 20 orang untuk program studi,“ ungkapnya.

Selain itu, kata Robert Hammar, diperlukan terobosan untuk meningkatkan akreditasi. Salah satunya dengan mendorong penelitian-penelitian dan pengabdian. Baik itu intern kampus maupun kerja sama dengan pemerintah dan stakeholder lainnya. (LP2/Red)

Latest articles

‎Panitia Pesparawi Nasional XIV Papua Barat Terima Penghargaan Kemenag

0
PALU, LinkPapua.id – Panitia Pelaksana Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV 2026 menerima penghargaan dari Kementerian Agama (Kemenag) RI atas penyelenggaraan Pesparawi Nasional...

More like this

‎Panitia Pesparawi Nasional XIV Papua Barat Terima Penghargaan Kemenag

PALU, LinkPapua.id – Panitia Pelaksana Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV 2026 menerima...

Inflasi Papua Barat September Tembus 5,20% Dipicu Tarif Transportasi Melonjak

MANOKWARI, LinkPapua.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan Papua Barat pada September...

Polisi MA Divonis Bersalah Kasus Kekerasan Seksual Ajukan Banding di PN Manokwari, Bukti Dinilai Terabaikan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Polisi berinisial MA mengajukan banding atas vonis 7 tahun penjara dalam...