RDP DPRD Manokwari Bahas Evaluasi Masa Jabatan dan Insentif Ketua RT/RW

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi A DPRD Manokwari dan Bagian Pemerintahan Setda Manokwari, Rabu (26/7/2023), salah satunya membahas terkait jabatan ketua RT/RW.

Wakil Ketua Komisi A DPRD Manokwari, Suriyati, menyoroti perlunya evaluasi kinerja dan jabatan para ketua RT/RW yang telah menjabat dalam jangka waktu yang cukup lama.

Menurut politisi Partai Golkar itu, evaluasi ini penting mengingat peran strategis RT/RW sebagai bagian dari pemerintahan yang langsung berinteraksi dengan masyarakat dalam urusan administrasi.

Baca juga:  Hermus Ingatkan ASN Laksanakan Kewajibannya

“Ada wilayah-wilayah di Manokwari yang ketua RT/RW belum pernah diganti selama bertahun-tahun dan hal ini menjadi perhatian yang perlu dievaluasi pemerintah daerah,” kata Suriyati.

Terkait usulan tersebut, Kabag Pemerintahan Setda Manokwari, Samoel Aronggear, mengakui hal ini menjadi perhatian pemerintah daerah. Penataan terhadap posisi ketua RT/RW akan dilakukan karena ada kasus ketua RT/RW menjabat tanpa proses pemilihan melainkan berdasarkan kesepakatan warga setempat.

Baca juga:  Dana Otsus Dipotong Rp70 Miliar, Pemkab Manokwari Akan Surati Pemprov Papua Barat

“Tentunya penataan terhadap ketua RT/RW akan dilakukan karena memang ada ketua RT/RW terpilih tanpa pemilihan melainkan kesepakatan warga saja,” bebernya.

Selain itu, isu lain yang menjadi pembahasan adalah besaran insentif yang diberikan kepada ketua RT/RW. Insentif Rp500 ribu per bulan dianggap masih rendah. Ada usulan agar besaran insentif ditingkatkan menjadi Rp1 juta dan dibayarkan setiap tiga bulan dengan pertimbangan capaian kinerja.

Baca juga:  Erwin Bedu Nawawi Dilantik Jadi Ketua KKSS Teluk Bintuni Periode 2022-2027

“Setidaknya insentif yang diberikan itu Rp1 juta dan dibayarkan per tiga bulan dengan melihat capaian kinerjanya. Kalau setahun satu kali diberi bagaimana mau optimal tiap harinya,” ungkap Wakil Ketua DPRD Manokwari, Norman Tambunan. (LP3/Red)

Latest articles

Penduduk Miskin Papua Barat Capai 98.460 Orang di Maret 2026, Terbanyak...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Jumlah penduduk miskin di Papua Barat mencapai 98.460 orang pada Maret 2026. Mayoritas penduduk miskin tersebut berada di wilayah perdesaan dengan...

More like this

Festival Kopi Manokwari Diharapkan Dongkrak Perekonomian dan Promosi Produk Lokal

MANOKWARI, Linkpapua.id– Festival Kopi yang digelar Komunitas Kopi Manokwari mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten...

Festival PAUD Kreatif Manokwari Tanamkan Semangat Kemerdekaan dan Karakter Anak Sejak Dini

MANOKWARI, Linkpapua.id – Bunda PAUD Kabupaten Manokwari, Febelina Indou, pada Festival PAUD Kreatif yang...

Satpol PP dan Damkar Mansel Imbau Warga Tak Bakar Lahan Usai 9 Titik Kebakaran

MANSEL, LinkPapua.id - Satpol PP dan Damkar Manokwari Selatan (Mansel), Papua Barat, mengimbau masyarakat...