SLB Manokwari Resmi Berstatus Negeri, Layani Beragam Kebutuhan Khusus

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Sekolah Luar Biasa (SLB) Terpadu Manokwari, Papua Barat, kini resmi berstatus negeri. Dengan perubahan ini, sekolah akan melayani seluruh jenis disabilitas.

Kepala Bidang SMA dan Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Papua Barat, Timotius Kambu, menyebut pemerintah mengambil alih SLB dari yayasan untuk menjamin sarana, prasarana, dan tenaga pendidik.

“Kami telah melakukan rakor antara pembina, pengurus yayasan. Di dalamnya diperoleh kesepakatan peralihan aset melalui penandatanganan berita acara antara yayasan dan Dinas Pendidikan Provinsi. Atas dasar itu, kami tindak lanjuti dan mengeluarkan izin peralihan melalui SK gubernur,” ujarnya, Senin (28/7/2025).

Baca juga:  Gubernur Papua Barat: Pengangkatan 1.299 Honorer Bantu Tekan Angka Kemiskinan

Timotius menyebut perubahan status menjadi negeri dilakukan agar masyarakat tahu status sekolah yang kini berada di bawah naungan Pemprov Papua Barat. Dengan status ini, akses pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus akan semakin terbuka.

“Sebelum menjadi negeri, SLB belum menerima peserta dari semua tuna. Namun, saat ini kami berkomitmen agar SLB dapat menjadi sekolah yang mendidik semua siswa disabilitas,” katanya.

Baca juga:  NIP 1.299 Honorer Pemprov Papua Barat Terbit, Gubernur Pastikan SK Diserahkan Senin

Dia menjelaskan, sejak awal urusan pendidikan khusus merupakan tanggung jawab provinsi berdasarkan amanat UU 23 Tahun 2014 dan PP 106 Tahun 2021.

“Sehingga secara otomatis yayasan akan terlepas dan seluruh kewenangan SLB ada pada Pemprov Papua Barat,” sebutnya.

SLB juga akan menggunakan kurikulum nasional. Pemerintah akan menyiapkan alat bantu bagi siswa penyandang disabilitas.

Timotius mengatakan siswa tunarungu dan tunanetra memerlukan alat bantu khusus untuk berkomunikasi. Bila alat bantu tersedia lengkap, maka proses belajar mengajar akan berjalan optimal.

Baca juga:  Diskominfo Papua Barat Pasang 10 VSAT IP Percepat Perekaman KTP-el di Pegaf

SLB juga masih kekurangan guru karena minimnya minat mengajar di sekolah berkebutuhan khusus. Guru yang tersedia akan diberi pendidikan lanjutan agar memenuhi standar sebagai pendidik.

“Mencari guru untuk sekolah khusus sangat susah karena memang lulusan yang siap untuk mengajar di SLB di Manokwari tidak ada. Maka kami akan memperdayakan guru yang telah tersedia dan meningkatkan potensi mereka,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

Papua Barat Kerja Sama Lintas Provinsi Kendalikan Malaria di Perbatasan

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat memperkuat kerja sama lintas provinsi dengan Papua Barat Daya untuk mengendalikan penyebaran malaria di wilayah perbatasan....

More like this

Papua Barat Kerja Sama Lintas Provinsi Kendalikan Malaria di Perbatasan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat memperkuat kerja sama lintas provinsi dengan...

Ekonomi Papua Barat Tumbuh 3,16% di Triwulan III 2026

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ekonomi Provinsi Papua Barat tumbuh 3,16% pada triwulan III 2026 dibandingkan...

Gubernur Papua Barat Pimpin Kerja Bakti Massal di Mansinam, Siap Sambut 2.000 Peserta Kongsin XII

MANOKWARI, LinkPapua.id – Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan memimpin kerja bakti massal di Pulau...