SLB Manokwari Resmi Berstatus Negeri, Layani Beragam Kebutuhan Khusus

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.id – Sekolah Luar Biasa (SLB) Terpadu Manokwari, Papua Barat, kini resmi berstatus negeri. Dengan perubahan ini, sekolah akan melayani seluruh jenis disabilitas.

Kepala Bidang SMA dan Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Papua Barat, Timotius Kambu, menyebut pemerintah mengambil alih SLB dari yayasan untuk menjamin sarana, prasarana, dan tenaga pendidik.

“Kami telah melakukan rakor antara pembina, pengurus yayasan. Di dalamnya diperoleh kesepakatan peralihan aset melalui penandatanganan berita acara antara yayasan dan Dinas Pendidikan Provinsi. Atas dasar itu, kami tindak lanjuti dan mengeluarkan izin peralihan melalui SK gubernur,” ujarnya, Senin (28/7/2025).

Baca juga:  Besok, Waterpauw Tancapkan 77 Bendera Merah Putih di Pulau Fani

Timotius menyebut perubahan status menjadi negeri dilakukan agar masyarakat tahu status sekolah yang kini berada di bawah naungan Pemprov Papua Barat. Dengan status ini, akses pendidikan untuk anak berkebutuhan khusus akan semakin terbuka.

“Sebelum menjadi negeri, SLB belum menerima peserta dari semua tuna. Namun, saat ini kami berkomitmen agar SLB dapat menjadi sekolah yang mendidik semua siswa disabilitas,” katanya.

Baca juga:  Selvi Gibran Puji Inovasi UMKM Perempuan Papua di Manokwari

Dia menjelaskan, sejak awal urusan pendidikan khusus merupakan tanggung jawab provinsi berdasarkan amanat UU 23 Tahun 2014 dan PP 106 Tahun 2021.

“Sehingga secara otomatis yayasan akan terlepas dan seluruh kewenangan SLB ada pada Pemprov Papua Barat,” sebutnya.

SLB juga akan menggunakan kurikulum nasional. Pemerintah akan menyiapkan alat bantu bagi siswa penyandang disabilitas.

Timotius mengatakan siswa tunarungu dan tunanetra memerlukan alat bantu khusus untuk berkomunikasi. Bila alat bantu tersedia lengkap, maka proses belajar mengajar akan berjalan optimal.

Baca juga:  HUT PI Aman dan Kondusif, Polda Papua Barat Apresiasi Seluruh Pihak

SLB juga masih kekurangan guru karena minimnya minat mengajar di sekolah berkebutuhan khusus. Guru yang tersedia akan diberi pendidikan lanjutan agar memenuhi standar sebagai pendidik.

“Mencari guru untuk sekolah khusus sangat susah karena memang lulusan yang siap untuk mengajar di SLB di Manokwari tidak ada. Maka kami akan memperdayakan guru yang telah tersedia dan meningkatkan potensi mereka,” ucapnya. (LP14/red)

Latest articles

SMI Manokwari Chapter Bentuk Pengurus, Siapkan Touring Nasional-Program Sosial

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Supermoto Indonesia (SMI) Manokwari Chapter membentuk kepengurusan organisasi sekaligus menyiapkan agenda touring nasional dan program sosial di Manokwari, Papua Barat. Pembentukan...

More like this

Turnamen Voli Komunitas Manokwari Sukses Digelar, Kompas Tampil Sebagai Juara

MANOKWARI, Linkpapua.id – Turnamen Bola Voli Komunitas Manokwari yang diikuti 18 tim dari berbagai...

Kodim 1801/Manokwari Selesaikan Pembangunan Jembatan Armco, Warga Rasakan Manfaatnya

MANOKWARI, Linkpapua.id-Jembatan Armco yang dibangun oleh Kodim 1801/Manokwari di Distrik Manokwari Selatan, kini telah...

Raker Apindo Papua Barat Bahas Penguatan Investasi-Penciptaan Lapangan Kerja

MANOKWARI, LinkPapua.id– DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Papua Barat menggelar Rapat Kerja (Raker) I...