SMA Taruna Kasuari Nusantara Kantongi Legalitas, Ali Baham: Harus Lahirkan Pemimpin Masa Depan

Published on

MANOKWARI,Linkpapua.com- Penjabat Gubernur Papua Barat Ali Baham Temongmere mengunjungi SMA Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat, Manokwari, Senin (26/2/2024). Di hadapan siswa, Ali Baham berbicara tantangan generasi muda dan kepemimpinan di masa depan.

Awalnya, Ali menyinggung perihal legalitas SMA Taruna Kasuari Nusantara. Ia menyebutkan, legalitas sekolah ini telah rampung.

“Hari ini saya datang dan terima kasih kepada teman-teman pimpinan OPD yang telah membahas dan menyelesaikan legalitas, dasar dan legitimasi dari pengelolaan sekolah ini”, ujar Ali Baham.

Baca juga:  Lepas Tim Safari Ramadhan, Sekda Manokwari Harap Jadi Wadah Interaksi Pemda-Masyarakat

Menurutnya, pendidikan semi militer ini sudah ada dari zaman dulu saat dirinya bersekolah di APDN Jayapura. Dari sini diharapkan lahir banyak pemimpin masa depan.

Ia berpesan agar siswa Taruna Kasuari Nusantara bisa menjadi pemimpin di masa depan. Sebab sekolah ini memang digagas untuk melahirkan generasi terbaik. Terutama dari Papua Barat.

“Semangat belajar, hormati guru dan orang tua, serta hargai orang di sekitar kita. Dan yang lebih penting beriman kepada Tuhan Yang Maha Kuasa”, ucap Ali Bahan.

Baca juga:  17 Jabatan Eselon II di Pemprov Papua Barat Resmi Dilelang, Ini Daftarnya

Dalam kesempatan itu, Ali juga menyerahkan dana hibah SMA Taruna Kasuari Nusantara sebesar 27 Miliar. Hibah berasal dari Pemprov Papua Barat sebesar Rp2 miliar dan dari Dinas Pendidikan sebesar Rp25 miliar.

Siap Rekrut Siswa Putri di Tahun Kelima
Kepala SMA Taruna Kasuari Nusantara Papua Barat Yusuf Ragainaga mengatakan, pihaknya saat ini membina 267 siswa di tiga jenjang. Jumlah ini terdiri atas 100 orang siswa Kelas 1, 100 orang Kelas 2 dan 67 orang siswa Kelas III.
“Untuk penambahan siswa putri rencananya akan dibuka di tahun kelima. Sebab banyak yang harus kita siapkan untuk merekrut siswa putri,” jelas Yusuf usai menghadiri upacara bendera di halaman SMA Taruna Kasuari Nusantara, Senin (26/2/2024).
Menurut Yusuf, penerimaan siswa putri harus dengan persiapan yang lebih matang.
“Nanti penerimaannya di tahun ke lima, karena kita harus siapkan gurunya, pamongnya, pembinanya itu kan harus perempuan, dan asramanya. Kalau perempuan itu yang disiapkan lebih banyak dari pada laki-laki”, imbuh Yusuf.

(LP12/red)

Latest articles

Autopsi Jenazah Yanto Idorway Rampung, Polisi Tunggu Hasil Uji Laboratorium

0
MANOKWARI, Linkpapua.id– Proses autopsi terhadap jenazah presenter TVRI Papua Barat, Yanto Idorway, telah rampung dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat, Kamis (30/7/2026)...

More like this

Hasil Seleksi Ketat, Papua Barat Siapkan 30 Penyanyi untuk Paduan Suara Upacara HUT Ke-81 RI

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menyiapkan 30 anggota paduan suara untuk...

Pemkab Bintuni Sampaikan Laporan Pertanggungjawaban APBD 2025, Realisasi Pendapatan Rp2,62 Triliun

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Teluk Bintuni, Papua Barat, menyampaikan Rancangan Peraturan...

Aspirasi Orang Tua dan Siswa Membuahkan Hasil, Pemda Manokwari Tambah Rombongan Belajar di SMA Negeri 1 Manokwari

MANOKWARI, Linkpapua.id – Perjuangan panjang puluhan calon siswa bersama orang tua untuk memperoleh kursi...