Soal Antrean BBM di SPBU, DPR Papua Barat Berencana Panggil Pertamina

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – DPR Papua Barat berencana memanggil manajemen Pertamina dan instansi terkait untuk melakukan hearing. Hearing akan membahas kaitan dengan antrean kendaraan di SPBU yang berada di wilayah Papua Barat.

Ketua DPR Papua Barat, Orgenes Wonggor, mengatakan sudah dua tahun lebih antrean kendaraan di SPBU tidak ada perubahan.

Baca juga:  Pemprov Papua Barat Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2023 ke DPR

“Antrean ini sudah terjadi selama dua tahun lebih dan tidak ada perubahan. Kita akan bicarakan dengan komisi terkait agar bisa memanggil pihak Pertamina dan instansi terkait untuk dimintai keterangan,” kata Orgenes, Senin (8/8/2022).

Baca juga:  Bahas APBD 2026, Fraksi Golkar DPR Papua Barat Ingatkan Disiplin Jadwal-Transparansi

Dia mengungkapkan, antrean yang terjadi bukan hanya pada siang hari, tetapi juga malam hari. Selain itu, antrean bukan hanya solar subsidi saja melainkan juga bahan bakar jenis pertalite.

Baca juga:  PPP Siap Gelar Muswil di Sorong, Ketum Siap Hadir

“Antrean terjadi setiap hari dan pasti sampai malam. Tidak hanya solar saja bensin juga terjadi antrean panjang yang sudah mengganggu fasilitas umum terutama jalan,” ucapnya. (LP9/Red)

Latest articles

OJK Dukung Kepastian Hukum Penanganan Kredit Macet di Bank

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan pentingnya kepastian hukum dalam penanganan kredit macet di sektor perbankan. Kepastian hukum dinilai perlu untuk mendukung...

More like this

Anggota DPR RI Obet Rumbruren Ingatkan Pengawasan Ketat Program MBG di Manokwari

MANOKWARI, LinkPapua.id – Anggota Komisi IX DPR RI Obet A Rumbruren meminta pengawasan ketat...

Anggota DPR RI Obet Rumbruren Ingatkan Pengelola MBG di Manokwari: Jangan Cuma Cari Untung!

MANOKWARI, LinkPapua.id – Anggota Komisi IX DPR RI Obet A Rumbruren memberikan peringatan kepada...

Pansus DPRP Papua Barat Soroti Besarnya SiLPA di LKPJ Pemprov 2025

MANOKWARI, LinkPapua.id – Panitia Khusus (Pansus) DPRP Papua Barat menyoroti besarnya Sisa Lebih Perhitungan...