27.9 C
Manokwari
Minggu, Februari 8, 2026
27.9 C
Manokwari

Search for an article

More

    Tak Ada Keluhan Efek Samping, Vaksinasi Massal di Manokwari Lampaui Target

    Published on


    MANOKWARI, Linkpapuabarat.com – Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Manokwari, Wanto mengatakan vaksinasi massal selama tiga hari (22-24 Maret 2021) melampaui target. Sejauh ini pihaknya tak menerima laporan adanya efek samping serius.

    “Iya betul. Semula target kami hanya 3.000 peserta. Selama 3 hari vaksinasi, peserta lebih dari 3.000,” ujar Wanto, Rabu (24/3/2021).

    Berdasarkan data yang pada hari pertama tercatat sebanyak 931 orang yang berhasil divaksin. Untuk hari kedua tercatat sebanyak 1.119 orang dan hari ketiga atau terakhir sebanyak 1.442 orang. Total 3.942 orang yang berhasil divaksin.

    Wanto menyebut dari ribuan penerima vaksin tersebut, pihaknya tidak menerima adanya laporan terkait keluhan serius warga usai divaksin. Artinya semua yang telah berhasil divaksin tetap sehat dan tidak ada keluhan dalam kesehatan yang berarti.

    “Tidak ada keluhan, termasuk saya ikut divaksin santai-santai saja,” aku Wanto.

    Wanto menilai vaksinasi massal yang dilakukan selama tiga hari di Gedung Wanita kepada ASN, lansia, TNI/Polri, masyarakat umum bahkan wartawan tersebut berjalan dengan lancar. Walaupun sempat agak padat pada hari pertama namun seterusnya berjalan dengan tertib.

    “Secara umum berjalan lancar tidak ada masalah. Agak padat memang tapi berjalan tertib dan lancar,” tuturnya.

    Wanto menambahkan masih banyak warga yang belum dilayani vaksin karena stok terbatas. Oleh karena itu, dirinya berharap Pemprov Papua Barat lewat Satgas Covid-19 agar bisa memfasilitasi vaksinasi tambahan untuk mengakomodir warga yang belum divaksin.

    ” Kita mau semua yang datang bisa dilayani, mudah-mudahan ke depan ada solusi yang baik dari Pemprov Papua Barat membantu kita,” pungkas Wanto. (LPB2/red)

    Latest articles

    Kisah Marthina Warga Manokwari: Merasa Aman Berkat JKN, Berobat Tanpa Biaya

    0
    MANOKWARI, LinkPapua.id - Marthina Abago (56), seorang warga Manokwari, Papua Barat, membagikan pengalamannya mendapatkan perlindungan kesehatan menyeluruh melalui program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Kehadiran...

    More like this

    Kejadian Bocah di NTT Bunuh Diri, Haryono May: Ini Tamparan dan Pembelajaran

    MANOKWARI, Linkpapua.id- Kejadian memilukan pada seorang bocah 10 tahun di Ngada Nusa Tenggara Timur...

    HUT Pekabaran Injil, GKI Serukan Pertobatan untuk Jawab Krisis Kemanusiaan di Papua

    MANOKWARI, LinkPapua.id - Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di tanah Papua menyerukan gerakan pertobatan...

    Gubernur Papua Barat: HUT PI Momentum Momentum Perkuat Nilai Kasih dan Persaudaraan

    MANONOKWARI, LinkPapua.id - Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan menyebut perayaan HUT ke-171 Pekabaran Injil...
    Exit mobile version