Tiga Oknum Polisi Dilimpahkan ke Kejari Manokwari, Diduga Terlibat Penyalangunaan Narkotika

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari menerima pelimpahan tiga tersangka kasus dugaan penyalahgunaan narkotika golongan 1 jenis sabu-sabu. Para tersangka yang merupakan oknum polisi itu kini sementara dititipkan di Rutan Polres Manokwari.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Manokwari, Robertho Sohilait, mengatakan para tersangka berinisial HW alias O, RD alias R, dan I alias FI, akan menjalani masa penahanan selama 20 hari ke depan, sebelum akhirnya dilimpahkan lagi ke Pengadilan Negeri Manokwari guna proses persidangan.

Baca juga:  Polda Papua Barat Dalami Kasus Dugaan Pungli PCR di RSUD Manokwari

“Berkas perkara para tersangka, termasuk barang bukti sudah kami terima dari Satresnarkoba Polres Manokwari. Para tersangka kami nyatakan tetap dalam penahanan dan sementara ini kami titipkan di Rutan Polres Manokwari, untuk 20 hari ke depan,” kata Sohilait saat dikonfirmasi Linkpapua.com, Kamis (26/8/2021).

Dalam kasus tersebut, para tersangka dijerat Undang-Undang tentang Narkotika, Pasal 114 jo Pasal 132 dan Pasal 112 jo Pasal 127 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, dengan ancaman pidana 20 tahun penjara atau hukuman mati.

Baca juga:  Terdesak Bayar Cicilan, Pengojek Bawa Lari Barang Penumpang Diamankan Polisi

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, HW, RD, dan I diringkus dalam sebuah operasi gabungan antara tim Opsnal Satresnarkoba Polres Manokwari bersama tim Propam Polda Papua Barat, Kamis 24 Juni lalu di Manokwari, kawasan Maripi, Distrik Manokwari Selatan.

Dalam penggerebekan itu, ditemukan sejumlah barang bukti berupa Narkotika jenis sabu-sabu seberat 0,5 gram yang dikemas dalam delapan plastik obat berukuran kecil beserta kelengkapan alat isap.

Baca juga:  Sabu Dikemas Dalam Boneka, Polres Manokwari Ringkus Pengedar Jaringan Makassar

Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol Adam Erwindi, menegaskan ketiga oknum tersebut terancam dipecat dari kesatuan Polri karena terlibat kasus extraordinary crime atau kejahatan luar biasa.

“Kapolda tidak pandang bulu terhadap keterlibatan dalam kasus-kasus extraordinary crime. Informasi lebih lanjut akan kami umumkan setelah persidangan dan resmi dipecat,” kata Erwindi. (LP7/Red)

Latest articles

Pertamax di Papua-Maluku Naik dari Rp12.600 Jadi Rp16.650 per Liter

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax di wilayah Papua dan Maluku naik dari Rp12.600 menjadi Rp16.650 per liter. Harga baru tersebut berlaku...

More like this

Gondol Uang-Laptop Usai Bobol Kios di Pasir Putih Manokwari, 2 Pelaku Ditangkap

MANOKWARI, LinkPapua.id – Polisi menangkap 2 pelaku pencurian kios di Kabupaten Manokwari, Papua Barat....

Polresta Manokwari Amankan Dua Pelaku Pencurian Kios, Laptop dan Uang Tunai Disita

MANOKWARI, Linkpapua.id-Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Sat Reskrim Polresta Manokwari berhasil mengungkap kasus pencurian...

Polresta Manokwari Gagalkan Peredaran Sabu Melalui Jalur Laut, Dua Pelaku Dibekuk

MANOKWARI, Linkpapua.id- Satuan Reserse Narkoba Polresta Manokwari bersama berhasil mengamankan seorang tersangka pengedar narkotika...