Tokoh Adat Irarutu Sesalkan Aksi Pemalangan Kantor Distrik Fafurwar Bintuni

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Kepala Suku Irarutu, Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, E Kufiaga, bereaksi terhadap aksi pemalangan Kantor Distrik Fafurwar oleh sekelompok oknum masyarakat. Dia menegaskan tindakan tersebut sangat bertentangan dengan norma adat dan mencederai nilai-nilai luhur masyarakat Irarutu.

“Sebagai kepala suku, saya menyampaikan bahwa cara menyampaikan aspirasi dengan memalang Kantor Distrik Farfuwar bukan adat orang Irarutu. Sejak dulu, persoalan disetesaikan melalui musyawarah dan mufakat di rumah adat, bukan dengan menutup pelayanan pemerintah yang menyangkut kepentingan masyarakat banyak,” ujar Kufiaga saat menggelar pertemuan di Bintuni, Sabtu (10/1/2026).

Baca juga:  GOW Mansel Dilantik, Bupati Bernard Ajak Dorong Kesejahteraan Keluarga-Perempuan

Pernyataan ini muncul menyusul aksi pemalangan yang dilakukan oknum yang mengatasnamakan 18 marga dari tujuh kampung pada Sabtu (3/1). Sejumlah tokoh adat dan pemuda Irarutu kemudian berkumpul untuk menyatakan sikap penolakan secara resmi.

“Tindakan seperti ini memberi contoh yang tidak baik bagi generasi muda dan mencederai martabat orang Irarutu yang menjunjung tinggi rasa sating menghargai dan persaudaraan,” ujarnya.

Baca juga:  Wabup Raja Ampat Jenguk Siswa Keracunan Menu MBG, Evaluasi Dapur Penyedia

Para tokoh adat menilai pemalangan tersebut telah melumpuhkan aktivitas pembangunan di Distrik Fafurwar. Mereka khawatir aksi ini akan memberikan dampak negatif terhadap pembentukan karakter generasi muda di wilayah tersebut.

“Adat tidak boleh ditarik ke ranah kepentingan tertentu. Kita harus menghormati keputusan pemerintah dan menyampaikan aspirasi melalui jalur yang benar,” katanya.

Terkait pemicu aksi, para tokoh menegaskan bahwa urusan pelantikan maupun mutasi pejabat adalah kewenangan penuh pemerintah daerah. Mereka meminta masyarakat tidak mencampuradukkan kepentingan kelompok tertentu dengan tatanan adat.

Baca juga:  Marak Aksi Pemalangan, Kapolda Papua Barat akan Tindak Tegas Pelaku

“Lembaga adat dan kepala suku adalah wadah resmi untuk menyampaikan aspirasi. Mari kita jaga persatuan, ketertiban, dan adat istiadat demi pembangunan dan masa depan orang Irarutu,” pungkasnya.

Pertemuan tersebut ditutup dengan imbauan agar seluruh masyarakat di tujuh kampung tidak mudah terprovokasi isu yang memecah persatuan. Masyarakat diminta mengedepankan musyawarah di rumah adat untuk menyelesaikan setiap persoalan yang ada. (LP5/red)

Latest articles

Legislator DPR RI Obet Rumbruren Sosialisasi Program MBG di Manokwari, Soroti...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Anggota Komisi IX DPR RI Obet A Rumbruren menyosialisasikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada masyarakat di Kabupaten Manokwari, Papua Barat....

More like this

Legislator DPR RI Obet Rumbruren Sosialisasi Program MBG di Manokwari, Soroti Logistik 

MANOKWARI, LinkPapua.id - Anggota Komisi IX DPR RI Obet A Rumbruren menyosialisasikan program Makan...

Polisi Ungkap Motif Pelaku Bunuh Alumni P2TIM Bintuni di Halsel

AMBON, LinkPapua.id - Polisi mengungkap motif Ar (19), terduga pelaku pembunuhan alumni P2TIM Teluk...

Pembunuh Alumni P2TIM Bintuni Ditangkap di Ambon Saat Telepon Pacar

AMBON, LinkPapua.id – Tim gabungan kepolisian meringkus seorang pemuda terduga pelaku pembunuhan terhadap alumni...