UNICEF dan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya Perkuat Program Imunisasi Rutin Melalui Pendekatan Gender

Published on

SORONG, Linkpapua.id – Upaya untuk meningkatkancakupan imunisasi rutin di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong mendapat dorongan signifikan melalui penyelenggaraan“Workshop Penguatan Imunisasi Rutin dengan PendekatanGender bagi Nakes dan Stakeholder di Kota Sorong dan Kab. Sorong Tahun 2025.”

Kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis antara UNICEF dan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya, bertujuan untukmengatasi hambatan gender yang terbukti menjadi salah satutantangan utama dalam mencapai target imunisasi yang tinggidan merata, terutama pasca-COVID-19.

Panitia dari HAKLI Papua Barat dalam laporannya menyampaikan bahwa meskipun imunisasi adalah salah satuupaya kesehatan masyarakat paling efektif, capaian di wilayah ini masih perlu ditingkatkan. Hambatan terkait gender, sepertinorma sosial yang membatasi akses perempuan ke layanankesehatan, serta peran ayah, ibu, dan tokoh agama sebagaipengambil keputusan di rumah tangga, sangat signifikanmemengaruhi keberhasilan program.

Baca juga:  IPSS Bintuni Siap Jaga Soliditas dengan TNI/Polri Menuju Pemilu 2024

Workshop ini dirancang untuk memberikan pemahamanmendalam kepada tenaga kesehatan dan stakeholder lainnyatentang bagaimana dinamika gender mempengaruhi perilakukesehatan dan akses terhadap layanan. Dengan demikian, diharapkan layanan kesehatan dapat merancang strategi komunikasi dan pelayanan yang lebih efektif, inklusif, dan sensitif gender.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya, dr. Jan Pieter Kambu, Sp.OG dalam sambutan pembukaannyamenyoroti tantangan capaian imunisasi yang masih rendah di provinsi Papua Barat Daya, di mana per hari ini cakupanImunisasi Dasar Lengkap (IDL) berada di angka 37% untukprovinsi, 55% untuk Kota Sorong, dan 50% untuk KabupatenSorong.

Baca juga:  Trisep Kambuaya Minta Dinas Tertibkan Pedagang yang Masih Berjualan di Luar Pasar Sanggeng

“Ini adalah tantangan yang harus kita hadapi bersama-sama. Imunisasi adalah tindakan pencegahan terbaik. Kita harus bisamerubah perilaku masyarakat dan meningkatkan pelayanan. Tantangan pasca-COVID-19 telah membuat kita rentan terhadapPenyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I) sepertiCampak, polio, difteri dan lainnya,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya penggunaan media sosialuntuk edukasi positif dan perlunya penelitian berbasis buktiuntuk mengevaluasi program yang dijalankan. Di akhirsambutannya, mengajak seluruh peserta untuk mencari solusiserta menentukan prioritas bersama.

Perwakilan UNICEF Indonesia Rustini Floranita menyampaikanapresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi yang terjalin.

“Kami meyakini bahwa setiap anak di Tanah Papua berhakmendapatkan imunisasi lengkap. Kami berharap workshop inidapat meningkatkan pemahaman pengambilan keputusanimunisasi, memperkuat kemampuan Nakes dalammenyampaikan pesan yang inklusif dan sensitif gender, sertamembangun kolaborasi lintas sektor yang kuat,” ujar dia.

Baca juga:  CDK Mansel Akan Mendampingi Tiga Kelompok Pengelola Hutan Sosial.

Kegiatan ini diharapkan menjadi upaya yang nyata dalammemperkuat sistem kesehatan, meningkatkan kepercayaanmasyarakat, dan pada akhirnya, melindungi semua anak di Kota Sorong dan Kabupaten Sorong dari PD3I melalui layananimunisasi yang responsif gender.

Workshop ini telah dilaksanakan selama dua hari, pada 9-10 Desember 2025, bertempat di Kota Sorong. Narasumber utama berasal dari UNICEF dan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat Daya. Peserta yang terlibat sangat beragam dari Dinas Kesehata, Puskesmas, Rumah Sakit lintas sektor terkait dari TP-PKK, TP-Posyandu, Poltekes Sorong, Stikes Sorong, Dinas PemberdayaanPerempuan dan Anak, tokoh agama dari GKI.(LP3/Red)

Latest articles

Prabowo Resmi Lantik Suyudi Jadi Kapolri, Wahyu Hadiningrat Wakapolri

0
JAKARTA, LinkPapua.id – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Komjen Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri. Suyudi menggantikan Jenderal...

More like this

Asap Pekat Ganggu Penerbangan di Rendani, Sejumlah Pesawat Tunda Pendaratan

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kabut asap kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Rendani Manokwari, Papua...

Polresta Manokwari Ungkap Kasus Kematian di Amban, Satu Tersangka Ditangkap

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kapolresta Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan mengungkap perkembangan penyelidikan kasus kematian...

Ngebut, DPRK Manokwari dan Pemkab Setujui Ranperda APBD-P 2026

MANOKWARI, Linkpapua.id- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari bersama DPRK Manokwari berpacu dengan waktu untuk menetapkan...