Wabup Joko Tinjau PAUD-TK Rusak di Tanah Merah Baru, Janji Perbaikan Segera

Published on

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni, Joko Lingara, meninjau kondisi PAUD dan TK Bethlehem di Tanah Merah Baru, Distrik Sumuri, Minggu (7/9/2025). Hasil tinjauan menunjukkan bangunan sekolah mengalami kerusakan parah dan perlu segera diperbaiki.

“Kami datang untuk melihat langsung kondisi di lapangan, terutama terkait sarana dan prasarana penunjang proses belajar-mengajar. Masih ada ruang kelas yang perlu mendapat perhatian dan perbaikan,” ujar Joko.

Selain meninjau fasilitas sekolah, Joko juga berdialog dengan guru terkait kendala belajar mengajar. Para guru mengeluhkan keterbatasan fasilitas dan bangunan sekolah yang sudah lapuk dimakan rayap.

Jokow turut memberikan motivasi kepada para guru agar tetap semangat mengajar. Dia menekankan pentingnya pendidikan sebagai bekal untuk mencetak generasi penerus yang tangguh dan berdaya saing.

Pemkab Teluk Bintuni berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah pedalaman. Upaya itu termasuk perbaikan infrastruktur sekolah dan pemenuhan kebutuhan dasar pendidikan.

Salah satu guru kontrak daerah, Acdamina Injoroweri, menyebut kunjungan Wabup sebagai bentuk perhatian Pemkab terhadap sekolah terpencil. Menurutnya, langkah ini penting untuk pemerataan mutu pendidikan di Teluk Bintuni.

Acdamina menceritakan PAUD dan TK Bethlehem berdiri sejak 2009 melalui Yayasan Gereja GPDI Bethlehem. Namun, gedung yang sudah berusia 16 tahun itu belum pernah diperhatikan pemerintah sebelumnya.

“Bangunan sekolah sudah tua dan dimakan rayap begitu, kami pernah kasih masuk proposal 3 kali, 8 tahun yang lalu, namun belum realisasi. Sudah ada disposisi, namun belum ada jawaban,” kata Acdamina.

Dia berharap pemerintah benar-benar memperhatikan kebutuhan pendidikan di Tanah Merah Baru.

“Kami mau pendidikan dari PAUD-TK bisa diperhatikan dan guru-guru diperhatikan juga,” tambahnya.

Saat ini, jumlah siswa PAUD Bethlehem tercatat 27 orang dan siswa TK sebanyak 20 orang. Tenaga pengajar terdiri dari empat guru, tiga di antaranya honorer sekolah dan satu honorer daerah. (LP5/red)

Latest articles

Polda Papua Barat Menetapkan 2 Tersangka Pembunuhan Presenter TVRI Yanto Idorway

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Penyidik Ditreskrimum Polda Papua Barat menetapkan dua tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan presenter TVRI Papua Yanto Idorway. Kedua tersangka yakni Petra...

More like this

APBD Perubahan Manokwari 2026: Belanja Modal Naik, Belanja Transfer Turun

MANOKWARI, Linkpapua.id-Pemerintah Kabupaten Manokwari mengusulkan perubahan kebijakan belanja daerah dalam APBD Tahun Anggaran 2026....

DPRK Manokwari Dorong Perubahan APBD 2026 Perkuat Pelayanan Publik

MANOKWARI, Linkpapua.id- Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Manokwari bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manokwari mulai...

Pengacara Minta Polisi Terdakwa Pemerkosaan di Manokwari Dibebaskan, Sebut Tuduhan Tanpa Bukti Sah

MANOKWARI, LinkPapua.id – Penasihat hukum meminta majelis hakim membebaskan MA, polisi yang menjadi terdakwa...