Warga Terdampak Banjir di Wosi Berhasil Dievakuasi

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.id– Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Manokwari mengerahkan personel ke kawasan Wosi, Distrik Manokwari Barat, menyusul laporan warga terkait kenaikan debit air yang signifikan pada Selasa (7/4/2026) malam. Hingga pukul 22.35 WIT, tercatat hampir seratus warga berhasil dievakuasi menuju titik pengungsian.

Kepala Kantor SAR Manokwari, melalui Kasubsie Operasi dan Siaga, Reza Afriyanto, S.Sos., menyatakan bahwa pihaknya segera merespons laporan masyarakat dengan menerjunkan kekuatan penuh guna meminimalisir risiko jatuhnya korban jiwa.

Baca juga:  PCR RSUD Manokwari error, dr Yodi: Mau Swab, Silahkan ke RS Provinsi 

“Kami telah menerjunkan dua tim SRU (Search and Rescue Unit) ke lokasi terdampak di Wosi. Fokus utama evakuasi malam ini adalah kelompok rentan, yaitu lanjut usia (lansia), wanita hamil, anak-anak, serta warga dengan gangguan kesehatan,” ujar Reza Afriyanto dalam keterangannya di lokasi.

Operasi kemanusiaan ini dilakukan melalui kolaborasi solid antara berbagai instansi. Tim SAR Manokwari bergerak bersama personel dari TNI dan Polri, BPBD Kabupaten Manokwari, PMI dan Baznas.

Baca juga:  Polisi Tetapkan 31 Orang Tersangka Penambangan Emas Ilegal di Manokwari

Hingga menjelang tengah malam, total warga yang telah dievakuasi mencapai hampir seratus jiwa. Jumlah ini mencakup warga yang dibantu oleh tim gabungan maupun yang melakukan evakuasi secara mandiri ke dataran yang lebih tinggi.

Kondisi Terkini dan Titik Pengungsian

Saat ini, para penyintas banjir diarahkan ke dua titik penampungan utama untuk memastikan keamanan dan pemberian bantuan logistik awal, yaitu Gereja Efrata Wosi dan Kantor Lurah Wosi.

Baca juga:  Begini Upaya LP Manokwari Bujuk Tahanan Kabur agar Serahkan Diri

Seluruh unsur gabungan masih berada di lapangan untuk melaksanakan pemantauan ketat terkait perkembangan cuaca dan fluktuasi debit air. Selain itu, koordinasi terus diperkuat guna mempersiapkan penanganan pengungsi di posko-posko yang telah disediakan.

“Kami terus siaga di lapangan. Selain evakuasi, tim juga memantau kondisi debit air secara berkala. Kami menghimbau masyarakat yang masih berada di rumah untuk tetap waspada dan segera melapor jika membutuhkan bantuan evakuasi medis maupun darurat,” tutup Reza. (LP3/Red)

Latest articles

Monev MUI Pusat, MUI Papua Barat Optimistis Tingkatkan Peringkat

0
MANOKWARI, Linkpapua.id – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua Barat bersiap mengikuti monitoring dan evaluasi (monev) MUI Pusat sebagai bagian dari pengukuran kinerja organisasi dan...

More like this

Polisi MA Divonis Bersalah Kasus Kekerasan Seksual Ajukan Banding di PN Manokwari, Bukti Dinilai Terabaikan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Polisi berinisial MA mengajukan banding atas vonis 7 tahun penjara dalam...

Asap Pekat Ganggu Penerbangan di Rendani, Sejumlah Pesawat Tunda Pendaratan

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kabut asap kembali mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Rendani Manokwari, Papua...

Polresta Manokwari Ungkap Kasus Kematian di Amban, Satu Tersangka Ditangkap

MANOKWARI, Linkpapua.id – Kapolresta Manokwari Kombes Pol Ongky Isgunawan mengungkap perkembangan penyelidikan kasus kematian...