Waterpauw: Apel Gabungan Akan Dilaksanakan per Triwulan

Published on

MANOKWARI, LinkPapua.com – Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw, menyampaikan apel gabungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat dengan pemerintah kabupaten/kota akan dilaksanakan tiap tiga bulan sekali atau per triwulan.

“Apel gabungan akan dilaksanakan per tiga bulan dan tempatnya akan berpindah-pindah di tujuh kabupaten,” kata Waterpauw kepada wartawan usai memimpin apel gabungan di Stadion Sanggeng, Kabupaten Manokwari, Senin (9/1/2022).

Wilayah Papua Barat saat sudah tidak lagi membawahi 13 kabupaten/kota. Setelah Provinsi Papua Barat Daya (PBD) berdiri sendiri, praktis Papua Barat hanya membawahi tujuh kabupaten.

“Saya mau kasih tahu dan kasih ingat kepada kita semua yang awalnya kita bersaudara 13 kabupaten/kota, hari ini kita hanya tinggal 7 Kabupaten. Di mana pada tanggal 9 Desember 2022 berdasarkan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2022 dibentuk Provinsi Papua Barat Daya dan sekaligus dengan pelantikan pejabat gubernur,” beber Waterpauw.

Saat ini Papua Barat hanya membawahi Kabupaten Manokwari, Pegunungan Arfak, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Kaimana, dan Fakfak. (LP9/Red)

Latest articles

Dandim 1801 Manokwari: Antusiasme Tinggi, Turnamen Domino HUT TNI ke-81 Pererat...

0
MANOKWARI, Linkpapua.id- Antusiasme masyarakat mengikuti Turnamen Domino dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-81 yang digelar oleh Kodim 1801/Manokwari...

More like this

Kerap Timbulkan Keresahan, Masyarakat Tolak Provokasi KNPB

PAPUA, linkpapua.id — Tokoh masyarakat adat Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, Karmin Yikwa, mengajak masyarakat...

Pemprov Papua Barat Petakan Potensi Investasi, OAP Harus Jadi Pelaku Ekonomi

MANOKWARI, LinkPapua.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat mematangkan peta potensi investasi daerah melalui...

Masyarakat Adat Sebyar Sentil 17 Tahun Aktivitas BP Tangguh: Pergi Saja Kalau Tak Ada Kontribusi!

MANOKWARI, LinkPapua.id – Masyarakat adat Sebyar menuntut kejelasan manfaat ekonomi dari aktivitas migas BP...