2021, pusat alirkan Rp 26,4 triliun APBN ke Papua Barat

Published on

Manokwari,Linkpapuabarat.com- Pemerintah pusat pada tahun 2021 akan mengalirkan anggaran sebesar Rp.26,4 triliun dari APBN ke Provinsi Papua Barat.

Presiden Joko Widodo telah menyerahkan DIPA Papua Barat kepada Gubernur Dominggus Mandacan pada Rabu (25/11). Pada Kamis (26/11) gubernur pun telah menyerahkan DIPA tersebut kepada satuan kerja kementerian/lembaga serta instansi pemerintah daerah di Papua Barat.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Papua Barat, Hari Utomo pada kegiatan itu menjelaskan bahwa anggaran Rp 26,4 triliun dari APBN itu dikucurkan melalui Satuan kerja (Satker) kementerian/lembaga serta pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota.

Baca juga:  Wakapolda Papua Barat Pastikan Pengamanan Logistik Surat Suara Di Bandara Rendani

“Total ada 382 DIPA yang diserahkan hari ini. DIPA yang diterima satuan kerja pada kementerian/lembaga di Papua Barat sebesar Rp 9,62 triliun. Sedangkan untuk pemerintah daerah Rp16,82 triliun yang terdiri dari dana transfer dan dana desa,” ucap Hari.

Ia menyebutkan bahwa ada peningkatan sebesar 37,68 persen pada DIPA Satker K/L di Papua Barat di tahun 2021. Dana transfer dan dana desa ke daerah meningkat 14,58 persen dibanding tahun 2020.

Heri Utomo merinci dana tranfer pusat ke Papua Barat meliputi dana dana alokasi umum sebesar Rp7,73 triliun, dana bagi hasil Rp 905,06 miliar, dana otonomi khusus Rp4,09 triliun, dana alokasi khusus fisik Rp1,43 triliun, dana alokasi khusus non-fisik Rp919, 45 miliar, dana insentif daerah Rp191,52 miliar.

Baca juga:  Perusahaan Malas Lakukan Pelaporan Izin Lingkungan, DLH Papua Barat Hanya Bisa Tegur

Sedangkan dana desa, Papua Barat pada tahun 2021 mendapat alokasi sebesar Rp 1,55 triliun.

Gubernur pada kegiatan tersebut mengatakan kekuatan fiskal dari APBN menjadi stimulus utama dalam kondisi di seluruh daerah saat ini. Fiskal menjadi mendorong utama pemulihan ekonomi, serta pertumbuhan berkelanjutan.

Baca juga:  Wagub Papua Barat Pimpin Konvoi Sambut Pesparawi, Serukan Jadi Tuan Rumah Ramah

Gubernur menekankan DIPA tahun 2021 agar dilaksanakan sesegera mungkin. Itu untuk mendorong produktifitas, menciptakan lapangan kerja serta mengungkit pertumbuhan ekonomi Papua Barat Barat pada quartal I tahun 2021.

“Kita masih dalam situasi pandemi COVID-19 maka anggaran harus dikelola secara efektif dan efisien. Pengelolaan anggaran ini diharapkan bisa menggerakan ekonomi Papua Barat, menjaga ketahanan pangan, menjaga masyarakat miskin agar mampu bertahan,” ucap gubernur.

Dominggus pun mengajak seluruh intansi pengelola anggaran pemerintah meningkatkan kualitas belanja melalui perencanaan yang matang. Pelaksanaan anggaran pun harus baik serta berkesinambungan. (LPB1/red)

Latest articles

Terbantu Program JKN, Warga Manokwari Pulih dari Infeksi Kulit Tanpa Terbebani...

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Warga Manokwari, Papua Barat, bernama Ham Dowansiba mengaku terbantu program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat menjalani pengobatan infeksi kulit tanpa terbebani...

More like this

Terbantu Program JKN, Warga Manokwari Pulih dari Infeksi Kulit Tanpa Terbebani Biaya Pengobatan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Warga Manokwari, Papua Barat, bernama Ham Dowansiba mengaku terbantu program Jaminan...

Papua Barat Loloskan 2 Kategori ke Grand Prix, Pelatih: Bukti Paduan Suara Papua Mampu Bersaing

MANOKWARI, LinkPapua.id – Kontingen Papua Barat meloloskan dua kategori ke babak grand prix Pesta...

Grand Prix Pesparawi Nasional XIV Hadirkan Duel Kontingen Terbaik, Papua Barat Siap Bersaing

MANOKWARI, LinkPapua.id – Babak grand prix untuk pertama kalinya digelar pada Pesta Paduan Suara...