5 Eks Anak Buah Joni Botak di Puncak Papua Kembali ke NKRI, Bakar Atribut OPM

Published on

PUNCAK, LinkPapua.id – Lima eks anak buah pimpinan Organisasi Papua Merdeka (OPM) Joni Botak menyatakan kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka mencium bendera merah putih dan membakar atribut OPM sebagai simbol ikrar kesetiaan.

“Capaian ini menunjukkan bahwa dialog, pendekatan persuasif, dan pelayanan tulus kepada masyarakat merupakan kunci menciptakan stabilitas keamanan berkelanjutan di Papua. TNI hadir tidak hanya untuk menegakan kedaulatan, tetapi sebagai bagian dari solusi perdamaian,” ujar Pangkoops Habema Mayor Jenderal TNI Lucky Avianto dalam keterangan tertulis, Senin (5/1/2026).

Baca juga:  Profil Agus Fatoni, Pakar Keuangan Daerah Kini Dilantik Jadi Pj Gubernur Papua

Ikrar lima eks OPM berlangsung di Kampung Jampul, Distrik Beoga Barat, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Kegiatan itu digelar pada Minggu (4/1/2026) dan disaksikan tokoh adat serta aparat keamanan.

Kelima eks anggota OPM tersebut masing-masing bernama Damal Kum alias Oten, Iyan Uamang, Maikel Uamang, Julian Wandagau, dan Eten Uamang. Usai mengucapkan ikrar, mereka membakar atribut OPM sebagai bentuk komitmen meninggalkan kelompok tersebut.

Baca juga:  Tokoh OPM Yeremias Foumair Kembali ke Pangkuan NKRI: Saya Rindu Istri dan Anak

Kegiatan ini didampingi langsung Kepala Suku Kampung Jampul. Aparat TNI dari Satgas Yonif 732/Banau turut mengawal jalannya prosesi.

Komandan Satgas Yonif 732/Banau Letnan Kolonel Inf Muhammad Nurul Chabibi menyebut keberhasilan ini tak lepas dari pembinaan teritorial yang konsisten. Pendekatan dilakukan melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Baca juga:  BPS: Papua Barat Deflasi 0,23 Persen di Maret, Papua Barat Daya Inflasi 0,24 Persen

“Kami hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi menjadi sahabat dan bagian dari masyarakat. Pendekatan kami adalah dialog dan pelayanan, agar masyarakat merasakan kehadiran negara,” katanya.

Program pembinaan teritorial tersebut meliputi Rosita atau Borong Hasil Tani dan Pastoor berupa pelayanan kesehatan door to door. Satgas juga menjalankan Banau Berbagi Jumat serta berbagai kegiatan sosial lainnya di wilayah Puncak. (*/red)

Latest articles

Wabup Bintuni Buka Turnamen Bulu Tangkis Kapolres Cup, 126 Peserta Bersaing 

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id - Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara membuka secara resmi turnamen bulu tangkis Kapolres Cup 2026. Kompetisi ini digelar sebagai...

More like this

DLH Jayapura-WWF Papua Ajak Komunitas Kampanyekan Isu Sampah Makanan

JAYAPURA, LinkPapua.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Jayapura, Papua, bersama WWF Indonesia Program...

100 Satwa Dilindungi Asal Papua Diamankan di Tanjung Priok Jakarta, 2 Oknum Aparat Diperiksa

JAKARTA, LinkPapua.id – Tim gabungan menggagalkan peredaran ilegal 100 ekor satwa liar dilindungi asal...

Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor, 5 Orang Tewas-3 Hilang

BIAK NUMFOR, LinkPapua.id – Ledakan bom sisa Perang Dunia II terjadi di Kabupaten Biak...