Kunker ke Manokwari, Kepala BKN RI: Formasi CPNS Khusus OAP Diistimewakan, tapi…

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Republik Indonesia, Bima Haria Wibisana, menyebutkan tiap usulan formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di daerah harus berdasarkan kebutuhan.

“Dalam setiap pengusulan formasi CPNS harus dilakukan asesmen kebutuhan, tenaga medis berapa, guru berapa maupun bidang lainnya. Kalau pengusulan berdasarkan kemauan pasti akan ditolak,” kata Bima saat kunjungan kerja (kunker) ke Manokwari, Rabu (2/6/2021).

Dikatakannya, untuk formasi khusus Orang Asli Papua (OAP) tetap mendapat hak istimewa dan bukan tidak mungkin bisa diberikan semuanya. Namun, yang harus diperhatikan adalah bidang ilmu yang sesuai.

Baca juga:  Lewat Program PTSL, Kantah Kaimana Serahkan 125 Sertifikat Tanah di Kampung Sisir

“Misalnya formasi guru fisika, kalau ada orang Papua yang mendaftar ya bisa saja diprioritaskan. Tapi, kalau tidak ada orang Papua yang daftar untuk formasi guru fisika ya diberikan kepada yang punya bidang di situ. Tidak mungkin diberikan ke guru agama, nanti saat mengajar yang bukan bidangnya malah kesulitan. Ini yang harus jadi pemahaman kita bersama,” ujarnya di hadapan bupati dan jajarannya.

Baca juga:  Peringati HUT RI, Kodim 1801/BS Manokwari Bersihkan Terumbu Karang di Mansinam

Bima mengungkapkan, kelulusan untuk pemda di Papua bukan berdasarkan standar nasional, melainkan sesuai dengan peringkat. Dengan begitu, untuk mendapatkan ASN terbaik harus dilakukan tes.

Bupati Manokwari, Hermus Indou, dalam kesempatan ini mengucapkan terima kasih karena untuk formasi 2018, Pemkab Manokwari mendapatkan kuota tambahan kusus bagi OAP.

“Tentu dengan kunker kepala BKN ke Manokwari menjadi pertanda baik untuk pemda. Kita harapkan ke depan formasi yang diusulkan pemda bisa dijawab, mengingat tingginya pencari kerja di Manokwari. Dalam keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi harus didukung profesionalnya aparatur,” kata Bupati.

Baca juga:  Ali Baham: Dekranasda Harus jadi Pelopor Kemajuan Ekonomi Kreatif

“Memang banyak yang diharapkan oleh masyarakat agar pemda memperjuangkan formasi ke BKN, terutama guru dan nakes yang sudah mengabdi diatas 10 tahun. Aparatur ini merupakan garda terdepan memberikan pelayanan di desa-desa sehingga menjadi perhatian pemda untuk memperhatikan mereka,” tambahnya.

Pemkab Manokwari akan terus melakukan sinergi dengan BKN dalam menjawab aspirasi masyarakat dalam seleksi CPNS. Terlebih dengan adanya regulasi baru dari pemerintah. (LP3/Red)

Latest articles

Wabup Bintuni Sidak OPD Jelang Jam Makan Siang, Temukan Pegawai Masih...

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara menyidak sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) dan menemukan pegawai masih dalam perjalanan ke...

More like this

Wabup Bintuni Sidak OPD Jelang Jam Makan Siang, Temukan Pegawai Masih di Jalan

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara menyidak sejumlah organisasi...

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Bisa Diamati di Mana Saja?

JAKARTA, LinkPapua.id – BMKG menyebut Gerhana Matahari Total pada 12 Agustus 2026 tidak dapat...

Suami di Manokwari Laporkan Istri dan Oknum Komisioner KPU ke Polisi Dugaan Perzinaan

MANOKWARI, LinkPapua.id – Seorang suami berinisial R melaporkan istrinya, TJ, dan AM yang disebut...