Beberkan Data Covid-19 di Rakornis BPBD, Dominggus Minta ASN Jadi Pionir Vaksinasi

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com- Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, membeberkan perkembangan Covid-19 di wilayah Papua Barat dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) X BPBD se-Papua Barat secara virtual, Jumat (6/8/21), di Ballroom Aston Niy Hotel Manokwari.

Data terakhir Satgas Covid-19 Papua Barat per 5 Agustus 2021, jumlah pasien positif Covid-19 berjumlah 19.536 orang. Sementara pasien Covid-19 yang telah dinyatakan sembuh berjumlah 16.535.

Sementara yang dinyatakan meninggal dunia karena Covid-19 berjumlah 293 orang. Lalu, pasien Covid-19 yang saat ini sedang dirawat atau menjalani isolasi mandiri berjumlah 2.708 orang.

Baca juga:  Dominggus Akui Peran Besar Suku Byak Bangun Papua Barat

Berdasarkan data tersebut, Gubernur mengapresiasi semua stakeholder yang terlibat dalam upaya penanggulangan Covid-19 di Papua Barat. Karena ada peningkatan jumlah kesembuhan serta penurunan warga yang dinyalakan terpapar virus Covid-19 ini.

“Mari kita jaga masyarakat atau umat dari penyebaran Covid-19 dengan cara divaksin. Kita ajak masyarakat mendatangi pustu, puskesmas, rumah sakit, bahkan tempat-tempat pelaksanaan vaksinasi massal gratis yang ada di tiap-tiap daerah kabupaten/kota di Papua Barat. Lewat vaksin, daya tahan tubuh kita menjadi kuat sehingga meskipun kita terpapar Covid-19 tidak akan membahayakan tubuh kita,” beber Gubernur.

Baca juga:  Tim Sepakbola Papua Barat Lakoni Uji Coba Terakhir Lawan Jatim

Kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pimpinan perangkat dinas lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat maupun seluruh kabupaten/kota, diharapkan jadi contoh atau pionir bagi masyarakat untuk vaksinasi.

“Masyarakat kita ini selalu melihat ke atas, ke pemimpinnya. Jika pemimpinannya sudah divaksin, mereka juga akan mau divaksin. Mari kita jadi contoh bagi masyarakat kota. Gubernur, Wakil Gubernur, Sekda, para bupati dan wakil bupati, serta pimpinan Forkopimda sudah divaksin bahkan sebagian besar pimpinan OPD juga sudah divaksin,” serunya.

“Jadi tunggu apa lagi, masyarakat juga harus mau divaksin untuk menjaga kekebalan tubuh, kecuali yang memang memiliki riwayat penyakit tertentu, tidak akan divaksin,” sambungnya.

Baca juga:  Rakor Pengadaan Barjas Se-Papua Dorong Tata Kelola Bersih-Transparan

Menurut Gubernur, data terakhir saat ini mencapai angka 31 persen dari jumlah wajib vaksin 240.254 orang. Target untuk Agustus ini akan divaksin lagi 20 persen sehingga mencapai angka 59 persen.

Gubernur juga menyampaikan apresiasi bagi seluruh elemen yang telah dan akan melaksanakan vaksinasi gratis mulai serta berbagai organisasi yang perduli tentang upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Papua Barat. (LP2/red)

Latest articles

Polisi Pastikan Penanganan Kasus SMA TKN Sesuai Prosedur, Tunggu Proses Mediasi

0
MANOKWARI, LinkPapua.id - Polda Papua Barat memastikan penanganan konflik antarsiswa di SMA Taruna Kasuari Nusantara (TKN) Manokwari tetap berjalan sesuai prosedur hukum berlaku. Pihak...

More like this

Polisi Pastikan Penanganan Kasus SMA TKN Sesuai Prosedur, Tunggu Proses Mediasi

MANOKWARI, LinkPapua.id - Polda Papua Barat memastikan penanganan konflik antarsiswa di SMA Taruna Kasuari...

Disdik Papua Barat Tempuh Jalur Adat Selesaikan Konflik Siswa SMA TKN

MANOKWARI, LinkPapua.id - Dinas Pendidikan (Disdik) Papua Barat menempuh mekanisme adat untuk mendamaikan perselisihan...

Syarat Lengkap Mahasiswa OAP Bisa Dapat Rp100 Juta Bantuan Pemprov Papua Barat

MANOKWARI, LinkPapua.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat menetapkan syarat bagi mahasiswa orang asli...