Termasuk Koruptor, 40 Penghuni Rutan Kelas II B Teluk Bintuni Dapat Remisi

Published on

BINTUNI, Linkpapua.com- Sebanyak 40 penghuni Rumah Tahanan Negara(Rutan) Kelas II B Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, menerima remisi pada momentum hari ulang tahun (HUT) ke-76 kemerdekaan Republik Indonesia.

Besaran remisi yang diberikan bervariasi. Mulai 6 bulan (3 orang) 5 bulan (7 orang), 4 bulan (9 orang), 2 bulan (9 orang), hingga 1 bulan (4 orang).

Dari seluruh penghuni Rutan Bintuni yang mendapatkan remisi, ada yang menarik perhatian. Adalah Nina Diana, terdakwa kasus korupsi pengadaan tanah pembangunan Kantor Dinas Perumahan Papua Barat senilai Rp4,5 miliar yang divonis dua tahun penjara. Yang bersangkutan mendapatkan remisi dua bulan.

Baca juga:  Pembahasan Amdal Buntu, Masyarakat Adat Teluk Bintuni Tinggalkan Ruang Rapat

Nina Diana adalah seorang Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) di Kabupaten Manokwari. Sebagai notaris, ia dinyatakan terlibat mark up harga tanah melalui Akta Jual Beli (AJB) cacat hukum yang diterbitkannya.

Sambutan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly dibacakan Bupati Teluk Bintuni, Petrus Kasihiw, menyampaikan bahwa rasa syukur dalam memperingati hari kemerdekaan menjadi milik segenap lapisan masyarakat, termasuk para warga binaan pemasyarakatan.

Baca juga:  Dari Sidang Jemaat ke -XI GKI Pniel Banjar Ausoy, Bupati titip 4 pesan penting

Oleh karena itu, pemerintah memberikan apresiasi berupa pengurangan masa menjalani pidana bagi mereka yang telah menunjukkan prestasi, dedikasi, dan disiplin dalam mengikuti program pembinaan, serta telah memenuhi syarat.

Pemberian remisi ini bukan serta-merta bentuk kemudahan bagi warga binaan pemasyarakatan untuk cepat bebas. Namun, merupakan instrumen dan wahana normatif untuk meningkatkan kualitas pembinaan.

“Pemerintah memberikan remisi kepada 134.430 ribu orang narapidana dan anak, di mana sebanyak 2.491 ribu orang dinyatakan langsung bebas. Saya mengucapkan selamat atas remisi tahun ini bagi seluruh warga binaan pemasyarakatan di lembaga pemasyarakatan (Lapas)/rumah tahanan negara (Rutan)/lembaga pembinaan khusus anak (LPKA) di seluruh Indonesia, saya berpesan, tunjukkan sikap dan perilaku yang lebih baik lagi dalam mengikuti seluruh tahapan, proses, kegiatan program pembinaan di masa yang akan datang,” ucap Bupati. (LP5/red)

Latest articles

Diskominfo SP Bintuni Bagikan Starlink-Solar Panel ke Sekolah dan Puskesmas di...

0
TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo SP) Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, memasang perangkat Starlink dan panel surya di...

More like this

Diskominfo SP Bintuni Bagikan Starlink-Solar Panel ke Sekolah dan Puskesmas di Pedalaman Moskona

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo SP) Kabupaten Teluk...

Ayor Kosepa Ditetapkan sebagai Ketua DPD Golkar Teluk Bintuni melalui Musda V

TELUK BINTUNI, Linkpapua.id – Ayor Kosepa ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Teluk...

Joko Lingara Sentil Kader Golkar Bintuni agar Mau Belajar ke Senior Politik

TELUK BINTUNI, LinkPapua.id – Wakil Bupati (Wabup) Teluk Bintuni Joko Lingara meminta kader Golkar...