Siap Bertarung, Tinju Papua Barat Yakin Bisa Bawa Pulang Medali PON

Published on

MANOKWARI, Linkpapua.com- Atlet tinju Provinsi Papua Barat siap berangkat ke Provinsi Papua untuk bersaing pada Pekan Olahraha Nasional (PON) XX.

Ketua Pengurus Persatuan Tinju Indonesia (Pertina) Papua Barat, Clinton Tallo, mengatakan para petinju telah melalui serangkaian persiapan dan kini siap bertarung.

Dari 10 petinju yang lolos ke PON, Tallo yakin akan ada medali yang dibawa pulang ke Papua Barat.

“Puji Tuhan semua petinju kita dalam keadaan baik dan sehat sudah siap bertanding di PON. Persiapan yang kita laksanakan selama pemusatan latihan di Bogor juga berjalan sesuai dengan yang direncanakan oleh pelatih,” ujar Clinton, Senin (13/9/2021).

Baca juga:  Pemkamp Wejim Timur Raja Ampat Salurkan 4 Unit Perahu Fiber ke Nelayan

Dengan persiapan yang telah dilakukan, Clinton tidak mau mematok target medali. Namun, dia menjamin para petinju akan berusaha mati-matian.

“Saya tidak bisa bilang berapa jumlah medali yang dapat kita raih. Tapi, dengan petinju yang sudah dipersiapkan ini pasti ada medali yang kita bawa pulang. Karena dalam PON pasti semua daerah ingin meraih medali. Dari tim pelatih sudah punya pemetaan daerah mana saja yang menjadi saingan berat kita di setiap kelasnya,” bebernya.

Baca juga:  Cerita Heriko Atlet Menembak Papua Barat: Berlatih Mandiri, Butuh Perhatian Pemerintah

Selama menggelar pemusatan latihan selama lima bulan di Bogor, para petinju Papua Barat sudah menggelar uji tanding dengan beberapa provinsi, seperti Papua, Maluku, Jakarta, dan Jawa Barat.

Sebagai informasi, Pertina Papua Barat meloloskan 10 atlet untuk tampil di PON Papua, yaitu Fernando Ayer kelas 46 kg putra, Felix Hangstz dari 52 kg putra, Candra Rutiko dari kelas 60 kg putra, Onisimus Kurube kelas 75 kg putra, dan Felix Mirino kelas 81 kg putra.

Baca juga:  Hari Kedua 'Vaksin Sejuta Booster' di Mansel, 122 Warga Terlayani

Sementara, untuk putri Merlin Tomatala kelas 48 kg, Silia Muskita kelas 51 kg, Christian Jembay 57 kg, Adela Urbinas kelas 60 kg, dan Yamima Babingga kelas 64 kg. (LP3/Red)

Latest articles

Regulasi OAP, MRPB Tegaskan Berani Tolak Pasal Tak Akomodatif

0
MANOKWARI, LinkPapua.id – Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) menegaskan keberanian untuk menolak pasal dalam regulasi Orang Asli Papua (OAP) yang dinilai belum mengakomodasi kebutuhan...

More like this

Regulasi OAP, MRPB Tegaskan Berani Tolak Pasal Tak Akomodatif

MANOKWARI, LinkPapua.id – Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB) menegaskan keberanian untuk menolak pasal dalam...

Mudah Pindah Faskes JKN, Bumil di Manokwari Terbantu Sambut Persalinan Anak Ke-4

MANOKWARI, LinkPapua.id – Ibu hamil (bumil) peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Ema Onawame (27)...

Patrick Meyer Dorong Penguatan Anggaran Perumda Minyei Arfak

MANOKWARI, Linkpapua.id-Anggota Komisi II DPRK Manokwari Patrick Y. Meyer mendorong Pemerintah Kabupaten Manokwari memberikan...